Skip to main content

Ilmu Untuk Mengali Sumur Supaya Tidak Mudah Kering

Sumur kering (asat) saat kemarau tiba sebenarnya bukan faktor kamarau saja, mengali sumur supaya bisa mendapatkan air yang banyak dan mencukupi kebutuhan, tidaklah cukup dengan hanya mengalinya dengan dalam. Terdapat doa dan amalan supaya air yang keluar dari dalam sumur bisa untuk kebutuhan sehari-hari.

Amalan dan doa untuk mengali sumur ini bertujuan supaya saat kemarau sumur tidak kering dan masih bisa mencukupi kebutuhan air di dalamnya. Amalan ini sangat cocok bagi mereka yang bekerja sebagai pengali sumur supaya tidak mengecewakan pelangan yang mengunakan jasanya, karena itulah amalan ini sangat cocok untuknya.

saat kemarau tiba sebenarnya bukan faktor kamarau saja Amalan Mengali Sumur Supaya Tidak Mudah Kering Saat Kemarau

Memang tidak ada patokan khusus sebuah sumur bisa bertahan saat kemarau tiba. Namun bila mengunakan tata cara dan di iringi doa dalam pembuatan sumur insya Allah air yang keluar dari sumbernya akan mengalir deras. Selain itu bila kemarau tidak tidak mudah kering (asat).

Sekilas dalam pembuatan sumur apa bila asal membuatnya. Terkadang banyak kendala yang di hadapi, salah satunya adalah air di dalam sumur sangat mudah kering apa bila musim kemarau selain itu terkadang akan sulit untuk pulih dalam waktu yang dekat.
Berbeda halnya dengan sumur yang dibuat mengunakan doa dan amalan, bila musim kemarau air terkadang masih bisa bertahan melebihi yang dibuat dengan cara biasa.
Dari sini, apa bila Anda memiliki atau membuat sumur dalam beberapa kali dan mengalami hal kekeringan saat musim kemarau. Tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengunakan amalan dan tata cara yang akan saya tuliskan dibawah ini.

Dalam pembuatan sebuah sumur mengunakan amalan dan doa. Terlebih dahulu Anda harus menentukan lokasinya, namun harus dengan cara yang menurut saya sejalan dengan doa amalan yang akan saya bagikan disini.

MENENTUKAN LOKASI PEMBUATAN SUMUR
Untuk bisa menentukan sebuah titik dimana terbanyyak sumber air yang kuat terlebih dahulu silahkan Anda menyiapkan bahannya. Bahan tersebut adalah daun pisang, bisa mengunakan sembarangan tapi ada baiknya daun pisang kepok.

Setelah menyiapkan bahannya, pada malam hari sekitar jam 10 an khususkanlah terlebih dahulu doa untuk Danyang dan Nyai Danyang yang berada disekitar tempat akan dibuatnya sumur. Setelah itu, sobek daun pisang menjadi 3 atau 7 bagian, masing-masing letakan terbalik di 7 titik lokasi yang akan dibuat sumur bisa sejajar tapi harus rata.

Saat jam 5 atau setengah enam esoknya, perhatikan yang paling banyak embunnya dari yang lain. Maksudnya yang paling basah karena embun, setelah itu pilihlah lokasi itu.

DOA PERTAMA MENGALI SUMUR
Saat akan memulai pengalian, pilihlah hari yang baiik, biasanya Senen Kliwon atau Minggu Legi. Setelah itu saat siap akan mengali khususkanlah doa kepada Nabi Khidir AS dan mengirimkan Al Fatiha 7 kali dan di sambung niat:
Niat ingsung ndamel sumur kang kange kahuripan anak cucu nabi Adam AS. (Baca Bassmala)
Saat sesudah membaca Bissmillahirohmanirohim langsung cangkul tanah, ini menandakan pekerjaan dimulai pada saat itu.

Mengali sumur harus rampung dengan hitungan Ganjil contohnya 1, 3, 5 dan seterusnya. Apa bila hari genap selesai usahakanlah dirampungkan ke esokan harinya saja, bila sudah selesai barulah Anda mengamalkan doa amalannya.

AMALAN UNTUK SUMBER AIR DALAM SUMUR
Setelah di bawah sumur untuk menandakan pembuatan telah selesai, bawalah selembar daun ubi kayu turun ke bawah kemudian bacalah amalan sebagai berikut:
(Ayat Kursi Setelah sampai bacaan: Walaa ya-uudhuhuu hifzhu humaa wa huwal 'aliyyil 'azhiim diulang sebanyak 3 kali). Lanjutkan membaca >>> Bismillaahir rahmaanir rahiim.
Allaahumma Yaa Waduudu, Yaa Waduudu Yaa Waduudu Yaa Dzal 'Arsyil Majiid, Yaa Mubdi'u Yaa Mu'iid Yaa Fa'aaalun Limaa Yuriid. as-aluka bi nuuri wajhikal ladzii mala'al arkaana 'arsyik wa bi qudrotikal latii qoddarta bihaa 'alaa jamii'i kholqik wa bi rohmatikal latii wasi'at kulla syai'in laa ilaaha illaa anta bi rohmatika atghiitsu yaa ghoyyaatsal mustaghiitsiin aghistsnii, aghitsnii, aghitsnii.
Setelah selesai membaca letakan daun ubi ditengah dasar sumur dan naiklah ke atas. Setelah sampai atas tutup kembali dengan Al Fatiha 7 kali menandakan pengalian sumur sudah selesai.

Fungsi daun ubi kayu yang Anda letakan adalah sebagai sebuah simbol bahwa di situ ada kehidupan. Dengan mengikuti tata cara dan mengamalkan amalan seperti yang telah saya tulis diatas, insya Allah sumur akan mengalir air yang cukup untuk kehidupan rumah tangga di lokasi tersebut.

PERLU ANDA KETAHUI !!!
Mengunakan sebuah doa (laku batin) harus pula di imbangi dengan logika (laku lahir). Bisa di ibaratkan orang bekerja untuk mencari rejeki, mengiringi doa dan usaha sama halnya dengan membuat sumur ini.

Bila Anda hanya mengandalkan amalan dan doa saja, tapi tanpa mengikuti jalur orang membuat sumur seperti:
  • Memilih lokasi
  • Kedalaman sumur
  • Dan sebagainya.
Bisa jadi usaha Anda akan sia-sia saja sekalipun Anda mengunakan amalan tingkat tinggi. Bisa saja sih sebenarnya Anda hanya mengandalkan amalan dan doa saja tapi tingat kedekatan dari Anda dengan sang pecipta harus setingkat dengan para waliallah terdahulu.

Bila Anda mash merasa orang biasa, maka berusahalah secara lahir batin. Karena logikanya, bila Anda mengandalkan doa semata namun mengali sumur hanya semeter dalamnya tentu ini hal yang tidak mungkin, walaupun mungkin tapi sulit diterima akal sehat!

Sampai disini, semogga dengan membaca artikel tentang doa dan amalan membuat sumur ini bisa menambah pengetahuan dan akan bermanfaat untuk kita semua.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar Di Nonaktifkan