Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ajian Welut (belut) Putih, Tubuh Licin dan Bisa Meloloskan Diri

Ajian Welut Putih yaitu ilmu kejawen yang mempunyai khasiat untuk menciptakan, membuat tubuh pemiliknya licin bagaikan belut (welut:red Jawa).

Bukan hanya tubuhnya yang sulit dipegang, pemilik ilmu ini juga sulit terkena serangan lawan, baik itu pukulan tangan kosong maupun serangan yang mengunakan senjata tumpul atau senjata tajam.

ajian welut (belut) putih

Tapi khasiat utama dari Ajian Welut Putih yaitu untuk meloloskan diri dari kepungan lawan, bahkan kepungan massa sekalipun asalkan ada media air disekitarnya menyerupai sungai, danau, bahari dan lainnya

Jika telah mencapai tingkat kesempurnaan, maka pemilik ilmu ini bisa menjelma seekor belut dan bisa bertahan hidup didalam air dalam waktu yang lama.

Sesuai dengan namanya, Ajian Welut Putih mempunyai keistimewaan kalau dipegang (lawan) sulit tertangkap, tapi kebalikannya kalau memegang bisa mencengkram dengan sangat kuat.

Kata Welut Putih dalam bahasa Indonesia artinya Belut Putih. Belut yaitu binatang air yang licin dan sulit sekali dipegang, dan sesuai namanya pemilik ilmu ini juga sangat licin dan sulit sekali ditangkap.

Awalnya ilmu ini diciptakan untuk tujuan kebaikan, yaitu untuk membekali para prajurit dan pejuang semoga bisa meloloskan diri dari kepungan lawan dalam peperangan. Tapi pada perkembangannya, ilmu ini banyak disalah gunakan untuk melaksanakan tindak kejahatan alasannya dengan menguasai Ajian Welut Putih bisa mengakibatkan seseorang dengan gampang meloloskan diri dikala terkepung massa atau dikala akan ditangkap pihak berwajib.

Doa Mantra Ajian Welut Putih

Untuk menghafal Mantra Welut Putih yang akan dipelajari dan menjalani berbagai lelakunya sebagai berikut amalan yang dibaca:

Bismillahirrohmanirrohim
"Niat Ingsun matek Ajiku Ajine Welut Puteh, kang malang tugel, kang kesandung putung, kang keserampar tugel. Cinekel merocot kang nyandak luput cot merocot, kelawan kersane Gusti Allah, Laa ilaaha illallaah Muhammad Rasululloh".

Selanjutnya setelah menjalani untuk menghafalkannya, dilanjutkan dengan berbagai lelaku yang entah kuat atau tidak bila Anda ingin menjalaninya, disarankan untuk dipikirkan secara matang dan tekat yang kuat sebelum menjalani tirakt dan lelakunya.

Lelaku Ajian Welut Putih

Bila menjalaninya belum detail silahkan lihaylt pada video, bila dirasa ribet untuk menjalani lelakunya silahkan lanjutkan untuk membaca tata caranya:

Lakukan puasa mutih selama 41 hari. Pada malam harinya harus melaksanakan tapa kungkum disungai mengikuti puasa dan membaca mantra sebanyak 1000x. Setelah tamat membaca mantra sebanyak 1000x, sudahi tapa kungkum dan dilanjutkan pada malam berikutnya hingga 41 malam. Usahakan tapa kungkum dilakukan disungai tempuran (pertemuan 2 fatwa sungai).

Kesepuhan ilmu ini bisa ditingkatkan lagi dengan melaksanakan puasa mutih dengan niat untuk nyepuh Ajian Welut Putih selama 51 hari, 61 hari, 71 hari, 81 hari, 91 hari hingga tanpa batasan (bilangan ganjil) sesuai kemampuan pengamalnya.

Cara mengunakan Ajian Welut Putih

Untuk mengunakan ilmu ini harus memakai media air, bisa air hujan, air sungai, air bahari atau air apa saja. Ketika akan digunakan, baca mantranya sebanyak 1x, lalu siramkan air ke wajah seperlunya saja tidak perlu banyak-banyak.

Namun saat mengunakannya jangan lupa untuk membaca mantra diatas tadi sebangak 1 kali lalu cipratkan air ke wajah.

Perlu di ingat, saat khodam Welut Putih merasuki diri maka akan terasa adanya sebuah energi yang tanpa biasa masuk ke dirinya mulai dari kepala, dada hingga ke kaki saat sudah full pastinya firasat dalam pikiran sudah mengetahui bahwa ada Khodam yang masuk.

Walaupun sudah berhasil mempelajari dan bisa mengunakanya tetap jangan sampai lupa akan pantangan dari menguasai Ajian ini karena bisa fatal bila sampai dilanggar!

Pantangan Ajian Welut Putih:

Pemilik Ajian Welut Putih dilarang memakan sebangsa belut. Jika dilanggar maka ilmunya akan luntur.

Jadi sekalipun ilmu dari Aji Welut Putih begitu hebat, bukan berarti tidak bisa dikalahkan karena setiap ilmu pasti ada pantangan dan kelemahannya.