Skip to main content

Cara Mengamalkan Asma Sunge Rajeh (ASR) Lengkap

Atsma Sungeh Rajeh (rajeg), nama ini pasti sudah tidak akan asing lagi ditelinga para tokoh spiritual dan kebatinan, dimana asma yang satu ini bila mumpuni kekuatan dan pengamalnya bisa menyatu erat hingga kapanpun bisa menjadi paranormal pilih tanding.

cara menguasai asma sunge rajeh
Asma Sunge Rajeh sendiri sangat banyak versinya, bahkan terdapat asma sungeh rajeh kubro walaupun demikian tujuan Pengamalan asma sunge rajeh tetap 1 tujuannya. Keutamannya sendiri merupakan meliputi berbagai keselamatan duniawi, dengan tuntunan ketuhanan dan keagamaan, jadi siapa saja yang mengamalkan asma sunge rajeh dengan penuh keikhlasan serta mantap Insya Allah akan selamat baik di dunia maupun akhirat kelak.

Dalam konsep utamanya, ada banyak sekali cara untuk mengamalkanmya. Dari minta ijazah langsung dari sang guru, hingga pengamalan sendiri yang tentunya tidak mudah untuk memnguasainya. Karena di dalam pembelajaran asma sunge rajeh sendiri terdapat 5 tahapan yang harus di lewati dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

Dari setiap tahap pembelajaran asma sunge rajeh sendiri memiliki manfaat yang sama, namun setiap tingkatnya akan memberikan kemampuan yang berbeda. Adapun beberapa manfaat menguasai asma sunge rajeh sebagai berikut:
  • Keselamatan mutlak duniawi.
  • Kebal senjata tajam bahkan tembak.
  • Pukulan tangan lawan bisa mengembalikan sakit kepadanya sendiri.
  • Kuat lahir batin, tidak mudah goyah keimanannya.
  • Kharisma luar biasa hebat.
  • Pengasihan umum membuat banyak orang menyukainya.
  • Berwibawa dalam ucapan sehingga banyak orang yang nurut bila di omongkan.
  • Bisa membantu sesama dalam hal pengobatan.
  • Mampu mengembleng dan mengijazahkan asma sunge rajeh kepada murid.
  • Bisa untuk menarik kekayaan dan hidup dalam berkecukupan rejeki.
  • Dan masih banyak lagi manfaatnya.
Secara umum, manfaat diatas bisa saja di dapat dari semua tingkatan pengamal asma sunge rajeh tak terkecuali mereka yang berada pada tahap awal atau 1, namun secara kemampuan dan daya kekuatan tentu saja pengamal tingkat 5 akan lebih kuat lagi pada yang tingkat 1.

Namun jangan juga di sepelehkan, untuk yang pertama belajar asma sunge rajeh tingkat 1 bila ia tetap fokus dan bersungguh-sungguh tetap saja ada harapan ia akan masuk ke tingkat 5. Nah bila Anda siap dan ingin belajar asma sunge rajeh, silahkan ikuti tata lakunya dibawah ini namun harus sampai selesai, karena akan ada pantangan dan larangan yang harus Anda hindari dalam mengamalkannya.

Cara Ilmu Memiliki Asma Sunge Rajeh

Untuk mengawali pembelajaran, ada banyak hal yang harus Anda lewati namun akan lebih baik lagi bila Anda meminta langsung ijazah terlebih dahulu sebelum mengamalkannya. Akan tetapi, bila Anda kesulitan untuk meminta ijazahnya, maka tidak ada salahnya bila Anda mulai belajar dengan diri sendiri.

Adapun tahap awal yang harus Anda ketahui dalam mempelajari asma sunge rajeh ini sebagai berikut:
  • Lakukan sholat hajat 2 rokaat sambil berdoa kepada Allah swt untuk diberi kemudahan dalam mengamalkan asma sunge rajeh ini, selanjutnya kirim al fatiha kepada:
    • Nabi Muhammad SAW
    • Sahabat Nabi, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali.
    • Malaikat Muqorrobin dan Qoribin.
    • Nabi Khidir A.S.
    • Syekh Abdul Qodir Jailani.
    • Syekh Syarif Hidayatullah.
    • Kanjeng Sunan Gunung Jati.
    • Syekh Bujuk Tumpeng (Pamekasan, Madura).
    • Kyai Daman huri (Pamekasan, Madura).
    • Pangeran Cakrabuana.
    • Ki Jatiraga.
    • Ki Sadewa.
    Setelah itu, lanjutkan dengan pengamalan asma sunge rajeh tahap 1 hingga 5 jika Anda mampu, berikut wiritannya.
  • Tingkat 1: INNA QUWWATIH NAKAFATINA NAKABA KABANA TABANA.
    Wirit diatas Anda baca sebanyak 1000 kali selama tiga malam berturut-turut.
  • Tingkat 2: INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH.
    1000 kali selama tiga malam.
  • Tingkat 3: INNA QUWWATIH NAKABUN NATAH KITABUN NATAH.
    1000 kali selama tiga malam.
  • Tingkat 4: INNA QUWWATIH NAKATABANA FATINA NABADAN.
    1000 kali selama tiga malam.
  • Tingkat 5: INNA QUWWATIN NAKATA BANATA KINNA NATABA.
    1000 kali selama 7 malam berturut-turut.
Perlu Anda ketahui, pengamalan wiritan diatas merupakan per 3 malam setelah semua proses awal di lakukan, namun akan lebih baik lagi bila Anda tidak terburu-buru untuk naik ke tingkat selanjutnya, maksudnya begini:
Saat Anda mempelajari tahap awal, maka usahakan manfaat dari tingkat 1 ini benar-benar Anda rasakan. Semisal Anda mengamalkan, kemudian dengan keteguhan hati dan rasa ikhlas untuk naik ke tingkat 2 barulah Anda mengamalkannya.
Jangan terburu-buru dalam mengamalkannya, karena belum tentu Anda berhasil dan menjalani tingkatan awalnya karena semua jenjang harus meliputi karsa dalam diri. Rasa tengang terhadap sesama manusia, dan menata hati lebih di utamakan dalam mengamalkan asma sunge rajeh ini.

Akan lebih baik sesudah Anda mengamalkan tingkat awal, bawalah amalan tersebut ke jalan kebaikan merasakan manfaat dan keutamaannya dalam diri dan pada orang banyak. Setelah Anda benar-benar yakin untuk naik ke tingkatan selanjutnya ya monggo tapi ingat jangan terbawa ego dalam diri untuk cepat-cepat naik ke tahap selanjutnya. Karena bisa saja malah Anda tidak akan mendapatkan manfaat apapun.

Setelah Anda mengetahui kunci asma sunge rajeh diatas, bila Anda berniat mempelajarinya maka ketahuilah pula berbagai macam larangan dan pantangannya. Karena ini sangatlah penting dalam pengamalannya.

Pantangan Asma Sunge Rajeh

Setiap ilmu pasti akan ada sebuah larangan yang harus dihindari, tak terkecuali amalan yang hebat ini. Bila Anda telah menguasainya maka, hal yang harus di hindari adalah Maksiat apapun bentuknya.

Karena asma sunge rajeh ini terdiri dalam rapalan keislaman, maka yang mengamalkannya juga harus tetap tunduk kepada larangan yang di anjurkan dalam agama. Sekali Anda berbuat maksiat, amalan asma sunge rajeh yang Anda miliki tidak serta merta hilang begitu saja, akan tetapi powernya akan berkurang.

Semakin sering Anda bermaksiat, maka akan terus berkurang hingga sirna dengan sendirinya. Namun tidak serta merta asma sunge rajeh yang telah ada dalam otak dan diri Anda hilang. Kekuatannya tetap bisa Anda aktifkan kembali, namun harus mengulanginya dari awal tapi sebelum mengulanginya sudah tentu Anda akan di tuntut untuk bertoubat terlebih dahulu.

Setelah Anda melakukan taubatan nasuha, barulah Anda bisa mengulangi wiritan pengasmakan asma sunge rajeh ini kembali. Namun untuk selanjutnya tetap saja Anda harus menghindari maksiat bila sudah kembali bisa mengamalkan amalan ini.

Selain pantangan dan larangan yang telah saya sebutkan diatas tadi, ada juga hal yang bisa membuat kemampuan asma sunge rajeh di dalam diri seseorang pengamalnya berkurang dan tidak bisa digunakan lagi. Yaitu mewiritkannya, karena di dalam pengamalan asma sunge rajeh sendiri harus di amalkan sehabis sholat Isya yang dibaca sebanyak 7 kali dan di lakukan secara rutin.

Setelah Anda memahami semua cara pengamalan, dan kunci untuk mengaktifkan serta pantangan dan larangannya. Selanjutnya Anda sudah bisa menyandang gelar seorang guru yang bisa mengijazahkan asma sunge rajeh kepada murid-murid Anda dikemudian hari. Tapi perlu Anda ketahui, ada baiknya bila Anda ingin menjadi seorang guru kuasailah hingga tingkat 5 atau akhir dengan pengamalan yang telah mumpuni.

Cara Mengijazahkan Asma Sunge Rajeh Kepada Murid

Pengijazahan sendiri bisa berupa sertifikat atau secara langsung, karena keutamaan dari ijazah kepada murid adalah untuk pengizinan pengamalan. Jadi ijazahan ini bisa di artikan sebagai bentuk pengizinan, sebagai guru Anda telah mengizinkan seorang murid mengamalkan asma sunge rajeh ini kepadanya.

Untuk mengijazahkan, Anda cukup menyiapkan segelas air putih lalu membaca asma sunge rajeh secara keseluruhan dengan niat akan menurunkan asma ini kepada si peminumnya. Selanjutnya rasakan energi yang yang Anda rasakan dan menyalurkannya ke segelas air yang telah di siapkan tadi, kemudian minumkan ke murid.

Setelah si murid meminum air, hendaknya ia mengucapkan kalimat "Qobiltu" dan selanjutnya Anda sebagai guru menjawab "Tofadhol" dengan begini maka proses pengijazahan telah selesai dan si murid harus mewiritkan asma sunge rajeh tingkat 1 dan seterusnya.

Akan tetapi, bila Anda menyayangi si murid ada baiknya memberikan wirit asma sunge rajeh secara bertahap. Sambil Anda memperhatikan keseharian si murid, karena sebagai guru pasti Anda menginginkan yang terbaik untuk si murid

Buku dan Testimony Asma Sunge Rajeh

Di jaman sekarang, pengijazahan asma ini bermacam-macam jenisnya dari datang langsung hingga ijazahan online. Tak heran bila Anda sering melihat, ada banyak sekali buku-buku yang berisikan wirit asma sunge rajeh.

Bila secara online, maka Anda akan di suguhkan dengan testimony-testimony orang-orang yang telah berhasil mengamalkan asma sunge rajeh. Namun pada kenyataannya, isi dari buku yang dijual tersebut isinya hampur bisa Anda temukan di Internet, salah 1 nya yang telah saya tuliskan di atas.

Tujuannya, hanyalah 1 untuk mendapatkan biaya mahar dari pembeli buku tersebut. Namun pada kenyataannya, si penjual belum tentu seorang guru pengijazah asma sunge rajeh yang sebenarnya.

Tentang testimoni asma sunge rajeh yang banyak beredar, sebenarnya ada banyak kemungkinan untuk itu semua. Hal utama adalah untuk meyakinkan orang yang akan membeli buka asma sunge rajeh. Masalah keaslian testimony itu juga harusnya dipertanyakan kebenarannya.

Karena seorang guru pengijazah asma sunge rajeh, pada umumnya memiliki sertifikat langsung dari guru besar pengijazahnya. Prihal banyaknya versi tentang asma sunge rajeh sendiri kembali kepada pemahaman guru yang mewariskannya kepada murid.

Beberapa daerah yang paling banyak mengijazahkan asma sunge rajeh sendiri adalah Madura dan Cirebon namun untuk versi Madura namanya sedikit berbeda yaitu "Sungai Rajag" akan tetapi sumber ini masih di ragukan. Di sebagaian daerah masih banyak menyimpan berbagai macam sejarah dan versi asma sunge rajeh ini.

Akan tetapi, semua asal usul dan sejarah asma sunge rajeh ini sebenarnya tidak begitu penting untuk diketahui secara jelas. Untuk intinya bahwa ilmu tersebut bermanfaat untuk di amalkan, dan bisa menolong orang yang membutuhkan.

Masalah buku dan testimony semuanya kembali lagi kepada pembuatnya sendiri. Karena tujuannya pasti sudah jelas tentang uang sebagai maharnya.

KESIMPULAN
Berbagai macam keilmu dan asma seperti sunge rajeh, ambil semua hikmah dan manfaatnya bila ia bermanfaat dan bisa berguna dalam kehidupan Anda. Maka tidak ada salahnya untuk dipelajari, dan sebaliknya bila suatu ilmu tanpa manfaat yang jelas dan bahkan merugikan Anda sendiri maka buat apa di amalkan. Namun tetap 1 saja pesan dari saya, jangan sombong bila telah berhasil menguasai asma sunge rajeh ini, dan semogga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar Di Nonaktifkan