Skip to main content

Minyak Kapas Bujang Asli dan Cara Meraciknya

Sesuatu yang tabu dan berbau mistis, Minsyak Kapas Bujang yang sering sekali menjadi pertanyaan banyak orang. Bahkan ta jarang pula ada yang memahari namun tidak tau pasti bentuknya yang seperti apa itu kapas bujang.

Minyak Kapas Bujang yang biasanya untuk pelet lawan jenis dan pengasihan itu, sebenarnya adalah Mix atau perpaduan antara minyak dan kapas (sebenarnya kapuk). Kedua bahan ini harus melewati proses ritual dan pengisian terlebih dahulu sebelum bisa digunakan untuk minyak pelet.

Minsyak Kapas Bujang yang sering sekali menjadi pertanyaan banyak orang (100%) Asli Minyak Pelet Kapas Bujang Melayu √

Dari ke 2 bahan tersebut juga, bisa dibuat oleh siapa saja yang penting tau cara meracik dan mengerti bahan yang dibutuhkan. Karena bahan utamanya ini adalah Kapas maka ketahuilah terlebih dahulu antara perbedaan kapas biasa dan bujang karena tanpa Anda bisa membedakan ini tidak akan ada gunanya membuat sebuah minyak yang diharapkan memiliki kekuatan pelet.

Selain kapas, Anda juga harus mengetahui campurannya yaitu minyak yang cocok dan pas untuk dipadukan dengan kapas bujang ini.
Kebanyakan orang mengunakan minyak kelapa hijau untuk di padukan dengan kapas bujang. Ada juga jenis minyak lainnya, tapi semuanya tergantung pada pembuatnya sendiri.
Dalam dunia spiritual lain guru maka lain pula cara pembuatan, proses dan tahap untuk pengelolahannya.

Jika Anda berniat untuk membuat sendiri minyak pelet ini, silahkan ketahui terlebih dahulu bahan dan cara pengolahannya yang sederhana dibawah ini.

# Cara Mencari Kapas Bujang Untuk Minyak Pelet

Untuk bisa mendapatkan bahan utama ini, sebenarnya tidak terlalu sulit hanya saja dibutuhkan waktu yang pas untuk mengambilnya.

Di sumatera, orang tidak tau yang digunakan adalah Kapas untuk sebutannya, karena bagi orang Melayu adalah kapuk (randu) yang biasanya untuk mengisi kasur, Kapuk inilah yang nanti akan diberi sebutan Kapas Bujang.

Untuk mencarinya tidaklah sulit, yang penting saat kapuk musim dan bertebaran banyak ditanah. Untuk mengambilnya, pilihlah hari jum'at dan pas jam 12:00 siang, tepat pas orang pergi sholat berjamaah (saya tidak menyarankan bila Anda muslim) ambil seberapa banyakpun kapuk yang jatuh saat itu, tapi jangan sampai jatuh ke tanah.

Kapuk yang baru jatuh dan belum menyentuh tanah inilah, yang diambil dan beri nama kapas bujang. Tidak sulit bukan mencarinya??? Bila Anda berangapan mudah maka cobalah untuk mencarinya pada saat itu, pasti Anda akan mengetahui sangat sulit untuk mendapatkannya!

Bila Anda berhasil mendapatkan kapas bujang ini, lanjutkan dengan cara membuat minyak yang akan digunakan sebagai campurannya nanti.

# Cara Buat Minyak Kelapa Hijau Untuk Campuran Kapas Bujang

Ini merupakan bahan ke 2 setelah Anda mendapatkan kapas bujang, untuk cara pembuatannya terbilang sedikit rummit tapi tergantung dengan niat dan tekat Anda seberapa kuat ingin membuatnya.

Berikut adalah cara membuat dan proses pengambilan kelapa yang akan digunakan untuk campurannya.
  1. Pilihlah pohon kelapa hijau, yang buahnya menghadap ke matahari terbit.
  2. Panjat pohon tersebut, bawalah tas atau apa saja untuk wadah buah kelapanya supaya tidak jatuh menyentuh tanah.
  3. Setelah itu, kupas dan ambil santannya.
  4. Masak di api yang sedang sampai santan mengering dan terlihat minyak dari santan kelapa tersebut.
  5. Masukan ke dalam wadah mangkok minyaknya, proses pembuatan minyak selesai.
Sebagian orang adapula yang mencampurkan kapas bujang dengan minyak-sunah seperti melati keraton ataupun cendana.

Tapi ada baiknya Anda gunakan minyak kelapa hijau, selain tidak menimbulkan bau juga bisa dibuat dengan mudah. Setelah minyak ini jadi, sebelum meracik dan mencampurnya dengan kapas bujang Anda masih membutuhkan bahan pengaduknya yaitu Lidi Lanang dalam bahasa Jawa dan Lidi Gilo dalam bahasa Melayu.

# Cara Mencari Lidi Gilo Campuran Minyak Pelet Kapas Bujang

Lidi Gilo ini adalah alat yang digunakan untuk mengaduk antara kapas bujang dan minyak kelapa hijau supaya lebih kuat lagi dalam hal mistisnya.

Untuk bisa mengambil lidi gilo ini, hampir sama seperti mencari kapas bujang bedanya ia adalah lidi dari pohon kelapa atau rumput Ilalang. Maksud dari lidi gilo adalah, ia akan bergerak-gerak sendiri tanpa angin. Dimana lidi yang lainnya diam dia sendiri yang bergerak.

Mengambil lidi gilo lebih sulit dari pada mencari kapas bujang dan membuat minyak kelapa hijau. Untuk bisa mencarinya dibutuhkan ketelitian dan fokus, bila Anda perhatikan dengan baik setiap pohon kelapa pasti akan ada saja lidi gilo yang ada.

Karena itulah mencarinya harus pas jam 12:00 dihari jumat saat orang sedang melakukan sholat berjamaah (sekali lagi saya tidak menyarankan bila Anda muslim). Biasanya pada jam-jam ini angin lebih terasa tenang dan lebih pas bila ingin mencari lidi gilonya.

CIRI-CIRI LIDI GILO
Bila Anda sudah mendapatkannya, jangan langsung merasa senang dulu karena belum diketahui dengan pasti apakah yang Anda ambil itu benar-benar lidi gilo atau bukan.

Untuk mengetahuinya, cobalah tarok lidi tersebut di atas atap yang menempel ke seng rumah Anda. Bila malam hari ia menimbulkan suara brisik kletek-kletek-kletek suara dari seng. Lidi yang Anda ambil itu asli, bila tidak menimbulkan suara maka buanglah dan cari lagi di hari jumat depannya.

Sebenarnya Anda tetap bisa membuat minyak pelet kapas bujang tanpa lidi gilonya, hanya saja terkesan bahan yang dibutuhkan akan kurang lengkap.

# Cara Meracik (Meramu) Minyak Pelet Kapas Bujang

Setelah kesemua bahan Anda siapkan, selanjutnya tinggal Anda untuk meracik kesemua bahan dijadikan satu. Tapi Anda harus tau caranya, bila belum tau bisa ikuti beberapa caranya dibawah ini.

Pertama-tama carilah persimpang jalan, bisa simpang 3, 4 atau 5 yang penting pernah dilewati orang. Semakin banyak yang melewati maka akan semakin bagus pula hasilnya.

Selanjutnya, mangkot yang berisikan minyak tadi Anda campurkanlah dengan kapas bujang yang telah disiapkan tadi. Dan aduk bahan tersebut dengan mantra Melayu sebagai berikut:
Hai ko sikumit das uleu nage, hai ko do o ntak tubsei. Hai ko sikumit das uleu nage, hai ko tatak ntak botoak lei.
Bacalah mantra Melayu diatas sambil mengaduk minyak kelapa hijau yang telah dicampur dengan kapas bujang tadi.

Mengaduknya harus berlainan arah karena fungsinya akan berbeda yaitu:
  • Ke Kanan 99 kali
    Fungsinya untuk pengasihan bukan untuk main-main, yaitu dengan tujuan baik di nikahi. Bila niat berubah maka minyak pelet tidak akan berfungsi dibawa ke jalur kiri atau disalah gunakan.
  • Ke Kiri Dengan Tempo
    Mengaduknya ke kiri untuk tujuan yang tidak baik, karena akan untuk main-main. Mengaduk sambil membaca mantra dengan hitungan hari sebagai temponya. Maksudnya seperti ini, bila Anda membaca dan mengaduknya membaca 77 kali berarti kekuatan pelet hanya bertahan sampai 77 hari saja, begitupun 1, 2, 3 hari dan seterusnya tergantung Anda membuatnya.
Perlu di ingat, pengadukan di lakukan pada pagi hari minimal harus ada orang yang melihat saat Anda mengaduknya. Dan lakukan hingga 3 atau 7 hari.

Setelah selesai, lakukan uji coba ke lawan jenis bila berhasil minyak bisa seterusnya digunakan. Sebaliknya bila gagal ulangi cara mengaduknya, atau ingat-ingat saat mengambil bahannya.

Minyak pelet kapas bujang yang telah jadi, memiliki pantangan yaitu tidak boleh dibawa ketempat orang ninggal (ngelayat) bila di langgar kekuatannya akan hilang.

Harap minyak pelet kapas bujang ini digunakan untuk kebaikan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar Di Nonaktifkan