--> Skip to main content

Ajian Halimun (Panglimunan) Yakin Kamu Bisa Menghilang

Ajian Halimun atau Panglimunan sebenarnya memang sudah ada dari jaman dahulu, hingga sekarang masih ada dan bahkan banyak sekali orang yang mempelajarinya. Bukan hanya sebatas itu saja, kebanyakan mereka yang berusia muda sudah bisa menguasai ilmu ini, tak jarang banyak juga yang mengunakannya untuk jalan yang tidak baik.

Ajian Halimun (Panglimunan) Yakin Kamu Bisa Menghilang
Seperti yang kita ketahui, tujuan dan manfaat Ajian Halimun hanya 1 yaitu untuk menghilang dari pandangan manusia. Selain menghilang, pasti pengunaan Ajian ini tetap ada tujuan yang baik dan bermanfaat untuk pengamalnya.

Kebanyakan, orang belajar Ajian Halimun ini bertujuan yang baik. Tapi juga tidak menutup kemungkinan akan ada saja mereka yang sukanya hanya iseng semata, bila orang yang pas mengunakannya maka ia akan selalu terselamatkan dengan lantaran Ajian Halimun ini.

Begitu juga sebaliknya, bila ada orang yang menyalah gunakan Ajian Halimun cepat atau lambatnya, orang tersebut tetap akan kena batunya juga. Bila orang yang benar-benar menjalankan kebaikan dalam mengunakan Ajian Halimun ini seperti:
  • Menghilang bila melihat musuh.
  • Untuk menghindari keributan.
  • Menghindari semua bentuk bentrokan bahkan peperangan.
  • Bersembunyi dengan tujuan yang baik.
  • Dan lain sebagai demi kebaikan.
Mereka yang mengunakan ke jalan kebaikan inilah, bisa selalu terselamatkan bila mengunakan ilmu ini.

Sebelum kita menguraikan pembahasan untuk mempelajari ajian ini, ada baiknya kita ketahui dulu lebih jauh tentang ilmu ini.

Sejarah Ajian Halimun / Panglimunan

Pada awal muasal ilmu ini mengandalkan inti ketebalan siluman, kata "Halimun Berati Kabut" sedangkan "Panglimunan Berarti Berselimut Kabut" jadi yang sebenarnya nama Ajian ini adalah Panglimunan atau Ngalimun yang mengartikan bahwa tubuh orang yang menguasai Ajian ini terselimuti kabut, sehingga tidak terlihat oleh mata manusia.

Namun karena pelepasan lebih cepat, maka kebanyakan orang menyebut ilmu ini dengan sebutan Ajian Halimunan. Menguasai ilmu ini, sangat erat hubungannya dengan silmunan, karena tanpa ada hubungan antara manusia dan siluman tidak mungkin bisa menghilang dari pandangan manusia.

Dari sinilah, Ajian Halimun itu tercipta karena pada inti dibuatnya ilmu ini pasti sangat berguna pada masa itu. Terlebih pada zaman penjajahan, kebanyakan santri-santri yang mengaji dilarang doleh penjajah maka kebanyakan dari santri itu di Ngalimun sehingga tidak bisa terlihat oleh mereka yang melarangnya.

Selain itu, dijaman dahulu juga ilmu ini sering digunakan oleh Pahlwan pejuang Indonesia supaya mereka tidak terlihat dengan pandangan penjajah.

Bagi Anda yang ingin mempelahari ilmu ini, tidaklah mengapa yang terpenting adalaah tujuannya baik. Ikutilah tata laku dibawah ini bila Anda ingin mempelajarinya.

Mantra Ajian Halimun

Perlu Anda ketahui, setiap ilmu harus terlebih dahulu mengetahui kuncinya. Tanpa kunci ini Anda tidak akan bisa mempelajarinya, kunci adalah mantra pangucap bila sewaktu-waktu Ajian ini akan Anda gunakan, berikut kuncinya:
Salallohua'alaihi Wassalam
Allohumma kaalhu Allah lungguhku imbar, payungku imbar, mimang mimong si wisakarma tengahing angin. Apipit maya-maya ora katon opo-opo kang hima kakalangan, peteng dedhet alimengan si imbar ngemuli aku, wong sabuwono bloloken ora weruh ingsun.
Hafalkan terlebih dahulu mantra kunci diatas, sebelum Anda menjalani lelaku tirakatnya.

Sebelum Anda benar-benar menghafalnya diluar kepala, sebaiknya jangan dulu mentirakatinya karena akan ada kesalahan dalam pangucapnya nanti.

Cara Menguasai Ajian Halimun

Setelah Anda merasa yakin telah menghafal mantranya di luar kepala, selanjutnya pastikan Anda telah siap menjalani lelakunya.

Buatlah sebuah persiapan yang matang, bila Anda seorang pekerja maka aturlah waktu Anda supaya bisa istirahat dan mempelajarinya. Adapun tata lakunya sebagai berikut:
  • Mandi keramas di air sungai.
  • Puasa mutih ngepal 17 hari.
  • Pada malam terakhir jangan tidur sampai pagi harinya.
  • Dimalam penutupan itu juga, Anda tidak boleh duduk berdiam diri saja melainkan harus berjalan-jalan dan tidak boleh berbicara kepada siapapun yang Anda temui.
Ada banyak tuntunan saat Anda menjalani lelaku di atas, seperti saat mandi Anda harus memilih sungai yang bersih dan mandi ditengah malam. Bila tekat Anda benar-benar kuat, maka Anda tidak akan perduli dengan rintangan apapun itu.

Bila mulai puasa, usahakan untuk tidak sering keluar rumah, tujuannya supaya Anda tidak banyak ngobrol pada orang lain. Sebaiknya, saat puasa ini mantranya terus dibaca berulang-ulang. Setelah semuanya selesai, selanjutnya tinggal Anda mengunakannya saja.

Cara Mengunakan Ajian Halimun

Setelah Anda melewati serangkaian tirakat, yang benar dan pas maka saatnya Anda untuk mengunakannya. Sebagian orang, pada malam terakhir mentirakati dan berjalan ditengah malam tersebut, saat bertemu pada orang maka ia sudah Ngalimun atau tidak terlihat oleh orang-orang yang ia temui.

Maka dari itu, diatas tadi saya sampaikan bila ketemu siapa saja Anda tidak boleh bicara apalagi menyapanya. Namun untuk semua kepastiannya, Anda tinggal mencoba mengunakannya saja, setidaknya ada beberapa cara untuk mengetes Ajian Halimun sebelum Anda yakin mengunakan untuk manusia, berikut caranya:
  • Melihat bayangan di waktu pagi hari, karena bila berhasil banyangan Anda tidak akan terlihat.
  • Bisa juga mengunakan cermin kaca, bila Anda tidak melihat bayangan Anda di cermin maka Anda berhasil.
  • Juga di air yang tenang juga bisa Anda coba, bila tidak terlihatnya bayangan wajah Anda di air.
Bila bayang-bayangan Anda terlihat, itu menandakan bahwa Anda belum berhasil menguasai Ajian Halimun ini, hal yang bisa lakukan bila gagal adalah mengoreksi kesalahan.

Ada banyak sekali kemungkinan bila Anda gagal dalam menguasai ilmu ini, salah satunya puasa Anda yang batal tanpa Anda sadari. Selain itu, mantranya yang kurang pas dibaca juga bisa mengagalkan Anda, atau memang niat Anda sudah tidak baik sebelum menjalani serangkaian tirakatnya.

Bila Anda berhasil menguasai ilmu ini, sebaiknya perhatikan dan waspadai larangan dan kelemahan Anda.

Pantangan dan Kelemahan Ajian Halimun

Tidak ada ilmu tanpa pantang, setiapnya pasti ada saja yang dilarang dan terdapat cara untuk mengalahkannya, yang penting memang si pemilik ilmu itu salah dalam mengunakan ilmunya.

Pantangan dari orang yang memiliki Ajian Halimunan, adalah tidak diperbolehkannya bermaksiat apa lagi ilmu ini digunakan untuk mengintip orang adus dan sebagainya yang dikategorikan tidak baik. Bila Anda langgar ini, siap-siap Anda akan kehilangan ilmu sakti ini dari dalam tubuh Anda.

Untuk kelemahan orang yang memiliki Ajian ini, tidaklah sulit ajaklah ia bertarung di daerah persawahan, atau bisa juga pada tanah yang berlumpur. Dengan begini, jejak kaki akan kelihatan bahkan sisa-sia lumpur bisa terlihat sehingga Ajian Halimunan ini tidak akan berfungsi di tempat seperti ini.

Selain itu, bagi Anda yang memiliki Ajian Halimun harus di waspadai, untuk tidak mengunakan ilmu ini di jalan raya yang banyak mobil melintas, karena bila Anda tertabrak dan meninggal jasad Anda tidak akan wujud ke alam manusia melainkan ngalimun ke alam siluman sehingga Anda di anggap hilang dari orang yang mengenal Anda.

Jadi bila Anda memiliki Ajian Halimun, dan mengunakannya ke jalan yang benar Insya Allah ilmu ini akan bermanfaat untuk Anda dan orang sekitar. Karena sejatinya, di ciptakannya Ajian Halimun itu untuk tujuan yang baik, bukan untuk di salah gunakan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar Di Nonaktifkan