Skip to main content

Ajian Gajah Mandek, Sekali Bentak Lawan Bicara Langsung Diam

Gajah Mandek, merupakan sebuah Ajian pembungkam lawan bicara yang bisa di peruntukan oleh siapa saja yang ingin mempelajarinya. Tapi setidaknya, ketahuilah bahwa mempelajari sebuah ilmu Jawa itu di butuhkan lelaku sebagai syarat untuk bisa mengunakanya kapan dan dimana saja selagi Anda merasa memang membutuhkan Ajian Gajah Mandek ini di gunakan.

Gajah Mandek, merupakan sebuah Ajian pembungkam lawan bicara yang bisa di peruntukan oleh siapa saja yang ingin mempelajarinya. Tapi setidaknya, ketahuilah bahwa mempelajari sebuah ilmu Jawa itu di butuhkan lelaku sebagai syarat untuk bisa mengunakanya kapan dan dimana saja selagi Anda merasa memang membutuhkan Ajian Gajah Mandek ini di gunakan

Dalam simbol nama Ajian ini bisa kita simpulkan dari Kata Gajah seekor hewan yang besar dan berwibawa, gajah juga bisa dikatakan hewan yang memang sulit di takhlukan, ambil sebagai Pembesar atau orang yang memiliki kekuasaan. Sedangkan Mandek (Bahasa Jawa) yang berarti Berhenti jadi Ajian Gajah Mandek bisa di artikan sebagai Gajah Berhenti.

Simbol ini di ambil dalam khiasan, bahwa Ajian ini dimaksudkan untuk pembesar atau orang yang berbicara supaya berhenti. Jadi, fungsi dari ilmu ini hanya 1 saja yaitu membungkam seseorang, tapi juga bisa di gunakan sebagai wibawa untuk mereka yang menjabat sebagai atasan yang memimpin banyak anak buah atau bawahan yang memang ingin mengatakan sesuatu kepada atasanya.

Bagi Anda yang sering kaku dalam berbicara atau grogi saat mengatakan sesuatu kepada orang lain. Tidak ada salahnya mencoba untuk menguasai ilmu ini, tujuanya supaya Anda tidak lagi grogi dan bisa menang saat melakukan perdebatan sengketa dan lain sebagainya.

Untuk yang ingin mempelajari Ajian Gajah Mandek ini, terlebih dahulu silahkan Anda menghafalkan rapalannya sebagai berikut:

Ingsunh amatek ajiku gajah mandek, Srati teko rep ngadep (sebut nama orang atau ganti sa buana untuk orang banyak) sa lancipe ilate (sebut nama orang atau ganti sa buana untuk orang banyak) esih lancipe pucuk dengkulku.

Untuk bisa mengunakanya, berpuasa mutihlah Anda selama 3 hari, selama berpuasa Anda di larang untuk memakan yang bernyawa. Kalau telur tidak masalah.

Maksud tidak bolehnya seperti ini, misalkan Anda puasa mutih dari jam 3 subuh sampai matahari terbenam, lalu di malam hari Anda ingin memakan sesuatu nah itu tidak boleh memakan yang bernyawa. Tapi kalau Anda makan telur yang di sambal atau dibuat lauk itu diperbolehkan dalam menjalani puasa Ajian ini.

Karena kadang kala, ada beberapa ilmu yang saat mempuasainya itu memang di larang memakan makanan yang bernyawa, sekaligus telur itu tidak boleh. Termasuk hewan air seperti ikan dan lainya kadang tidak boleh, dalam Ajian Gajah Mandek ini juga, apa saja yang ada nyawanya itu tidak boleh Anda makan selama berpuasa selepas 3 hari, bebas Anda mau memakan apa saja tapi ingat tetap saja ada larangan memakan sesuatu sebagai pantangan dari Ajian ini.

Nah setelah Anda menjalani puasa, lakukan tester apalah Ajian Gajah Mandek berhasil Anda kuasai. Cara mengunakanya adalah dengan membaca rapalanya tadi sebanyak 3 kali, yang ada tanda kurung sebutkan nama seseorang atau bila di khususkan untuk orang banyak cukup ganti dengan sabuana. Setelah membacanya usapkan telapak tangan Anda ke dengkul dengan memutar ke kanan 3 kali.

Perhatikan lawan bicara Anda, bila orang yang Anda maksud grogi saat berbicara pada Anda, itu menandakan bahwa Anda telah berhasil menguasainya. Bila di khususkan untuk orang banyak maka perhatikan orang di sekitar yang bertemu dengan Anda, biasanya mereka akan berubah (tidak seperti biasanya) karena saat mereka melihat Anda itu aura kewibawaan Anda akan terpancar kuat pada siapa saja yang melihat Anda berjalan.

Bila saat pengujian ini Anda tidak merasakan perbedaan apapun, itu berarti ada kesalahan atau memang Anda gagal dalam mempelajarinya. Jadi, harus di perhatikan lagi baik dari segi pembacaan mantera dan ingat-ingat saat menjalani puasanya apakah ada kesalahan atau tidak.

Bila gagalnya karena puasa, Anda bisa mengulangi dari awal, tapi kalau ingat 1 atau 2 hari ada yang gagal maka cukup untuk mengulangi kegagalan itu saja tapi kalau Anda tidak bisa mengingat salah 1 nya ulangi saja dari awal. Dan bila gagalnya dari tata cara mengunakan, maka pelajarilah berulang-ulang sampai Anda bisa mengunakanya dengan cara yang benar.

Untuk pantangan dari Ajian Gajah Mandek ini, Anda tidak di perbolehkan untuk mengunakan ilmu ini saat adu omongan dengan keluarga kandung, termasuk anak baik itu lelaki atau perempuan. Dalam pantangan ini, Anda tidak di perbolehkan mengunakanya pada orang-orang tersebut, dan ini harus benar-benar di ingat supaya Anda tidak melanggar pantangan dari Ajian Gajah Mandek.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar Di Nonaktifkan