Skip to main content

Doa Menghadap Atasan Yang Galak Supaya Tidak Takut dan Grogi

Anda mudah Grogi bila menghadap pada atasan, atau minder saat menemui orang besar seperti pejabat atau orang-orang yang berpengaruh? Kalau itu sering terjadi pada diri Anda, sebaiknya hafalkan dan cobalah untuk mengamalkan doa Nabi Musa AS pas menghadapi Firaun, Anda bisa mencobanya sebelum menemui atasan, pejabat, tokoh masyarakat dan lain sebagainya.
Anda mudah Grogi bila menghadap pada atasan, atau minder saat menemui orang besar seperti pejabat atau orang-orang yang berpengaruh? Kalau itu sering terjadi pada diri Anda, sebaiknya hafalkan dan cobalah untuk mengamalkan doa Nabi Musa AS pas menghadapi Firaun, Anda bisa mencobanya sebelum menemui atasan, pejabat, tokoh masyarakat dan lain sebagainya

Terutama bila Anda merasa benar namun di salahkan atasan dan di minta untuk menghadap. Dengan mengamalkan doa ini, insya allah Anda akan memiliki kelapangan hati dan di mudahkan lidah Anda untuk berbicara, karena biasanya Grogi bisa membuat Anda kaku dan ragu untuk menyampaikan sesuatu, baik dalam hal pekerjaan atau sesuatu yang berhuhubgan dengan hal-hal yang bagi Anda harus di bahas.

Sekarang bisa kita contohkan bila Anda ingin menemui seseorang yang di rasa perlu untuk Anda temui:
  1. Punya kesalahan saat bekerja.
  2. Ada keluhan yang harus di sampaikan.
  3. Mengurus suatu masalah.
  4. Melamar anak gadisnya untuk di pinang.
  5. Menemui orang yang galak.
  6. Dan yang berhubungan dengan pembesar.
Inti dari doa ini adalah membuat Anda tidak grogi dan lancar dalam berbicara dan menyampaikan apa yang akan Anda sampaikan, berikut doa yang harus Anda baca, hafalkan dulu bila Anda belum hafal:
Rabbish rahli sadri, wayassirli Amri, wahlul uqdatam millisani, yafqahu qauli.
(QS. Thaha ayat 25-28)
Artinya: "Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham terhadap ucapanku.
Doa diatas tidak bisa langsung di gunakan, tapi ada beberapa cara yang harus Anda kerjakan terlebih dahulu supaya pas dalam mengamalkan sebuah doa, adapun caranya sebagai berikut.

A# Sholat Malam.
Pertama-tama, lakukanlah sholat hajat 6 raka'at 2 kali salam, setelah selesai sholat berdoa sesuai dengan hajat Anda lalu kirimkan Al Fatiha 7 kali dengan nama orang yang akan Anda temui, lalu sambung dengan membaca doa diatas tadi sebanyak 777 kali. Lakukan sholat hajat ini selama 3 malam berturut-turut.

B# Datang Dan Temui.
Setelah menjalani tahap pertama tadi, sebelum menemui orang yang Anda maksud bacalah doa tadi sebanyak 7 kali lalu tiupkan ke telapak tangan dan usapkan ke wajah. Akan lebih baik lagi, sebelum Anda berangkat dari rumah sudah mengirimkan Al Fatiha minimal 7 kali kepada orang tersebut.

C# Bila Gagal.
Ketahui dulu kesalahan Anda, bila menghadap atasan karena kesalahan Anda sebaiknya intropeksi diri lagi, bila bukan salah dari Anda cobalah untuk mengulangi lagi sholatnya karena kegagalan dalam mengamalkan suatu doa bisa jadi itu terletak pada diri Anda. Mulailah dari awal A dan B dengan penuh pengharapan pada Allah swt, penuh keihklasan dalam mengamalkanya termasuk saat akan menemui cobalah untuk mengimbanginya dengan logika, contohnya Anda membawa sesuatu jajanan, pakailah baju yang cocok dan lain sebagainya.

D# Kegagalan Yang Sering Terjadi.
Karena saat Anda meminta bantuan ini langsung dari Allah SWT, maka ketahuilah pula bahwa Anda harus berada di jalan-Nya. Terkadang ada orang yang tidak mau beribadah, saat dalam keadaan terjepit (kepepet) barulah meminta doa pertolongan kepada Allah, karena Allah maha pengasih insya allah tetap dikabulkan hajat Anda, bila dikabulkan hendaknya Anda terus berada di jalanya baik melakukan hal yang wajib seperti sholat 5 waktu.

Anda bisa saja menjalani sebuah tujuan lengkap dengan caranya, termasuk sholat hajat dan lainya lalu berhasil karena dikabulkan Allah. Setelah itu tidak Anda jalani lagi, hal yang seperti ini biasanya kalau datang lagi cobaan akan lebih besar lagi, untuk menjaga itu semua mulailah untuk menjalankan sholat wajibnya.

Bukan hanya sebatas itu, saja tapi semua yang berhubungan dengan ibadah harus kita tingkatkan lagi, bila sudah berada di jalur yang baik sesuai dengan apa yang di ajarkan dalam agama kita insya allah kedepanya kita akan diberi kemudahan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Komentar Di Nonaktifkan