Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ilmu Yang Digunakan Gagal? Coba Amalan Potongan Surat Ini!

Pakai Ilmu Selalu Gagal, bila sudah dipelajari pas mengunakannya gagal, diulangi sampai beberapa kali tapi masih tetap saja gagal, contohnya belajar ilmu pelet pas sudah dikuasai untuk mengunakannya gagal liat soudara seperguruan lain tetap berhasil.

Untuk yang bermasalah seperti ini memang banyak yang mengalaminya tapi tidak di cari kesalahan dalam diri yang menyebabkan kegagal itu.

Pakai Ilmu Selalu Gagal, bila sudah dipelajari pas mengunakannya gagal

Bila mempelajari sebuah ilmu melalui seorang guru, pastinya guru tersebut sudah mumpuni dalam hal spiritual sehingga bisa selalu mengawasi Anda saat belajar, selain itu bila diambil dari Ilmu Kejawen kebanyakan sebelum di berikan rafalan kepada seorang murid guru sudah mengetahui terlebih dahulu kemampuan dari sang murid jadi untuk berhasil atau tidaknya nanti guru sudah mengetahuinya.

Jadi, bila Anda mengalami kegagalan tersebut sebaiknya ketahui dulu dari berbagai permasalahan penyebabnya, karena secara umum bila yang dipelajari sudah sesuai dengan ketentuan dan persyaratanya maka akan jarang gagal namun setidaknya Anda tetap bisa bertanya lagi kepada guru yang telah memberikan sebuah ilmu yang Anda gunakan. Melalui guru inilah nantinya bisa diketahui keslaahannya, ketika sudah teratasi selanjutnya digunakan akan lebih mudah lagi bahkan tidak memerlukan waktu seperti biasanya Anda sudah mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Tapi permasalahan dalam belajarnya itu belajar ilmu segi apa? kebatinan yang dipelajari versi Kejawen, ilmu-ilmu secara turun-temurun atau doa-doa melalui kitab. Bila Anda sudah mengetahui alur dari apa ilmu yang sipejari maka tinggal mengetahui permasalahan umumnya, berikut akan dijelaskan secara umum saja tidak ke hal yang sulit di nalar pikiran.

Belajar Ajian Tapi Gagal

Perlu diketahui, Ajian masuk dalam kategori ilmu Jawa atau Kejawen ada banyak hal yang membuat Anda gagal setelah menjalani tirakatnya dan waktu digunakan tidak berhasil. Berbeda dengan ilmu yang dipelajari secara diturunkan, karena berhubungan dengan khodam pastinya akan selalu mengikuti garis anak, cucu dan keturunan seterusnya.

Sebuah ilmu biasanya ada melalui jalur atasnya, baik itu Kejawen suku lainnya tetap ada 1 jalurnya yaitu keturunanya dari siapa, ini mesti diketahui lebih dulu. Setelah mengetahui ayah, kakek, moyang dan seterusnya maka Anda tinggal menyikapinya karena memang ada saja garis keturunan yang tidak bisa menguasai sebuah ilmu, walaupun suku Jawa sekalipun.

Walaupun secara jalur masuknya sebuah ilmu itu bisa masuk kepada semua manusia tapi tingkatan untuk mempelajarinya tetap saja berbeda. Contohnya begini, bukan hanya sebuah Ajian Jawa dengan 1 lelaku puasa yang dipelajari semua sukunya maka belum tentu akan berhasil, begitu pula suka lainnya, untuk lebih jelasnya kita ambil dari suku Jawa dulu dan seterusnya.

Suku Jawa Gagal Mengunakan Ajian

Hal utama yang jadi penyebabnya seperti ini, Anda mengikuti sebuah Perguruan lalu memasuki tahap belajar sebuah ilmu sebut saja Kebal, lalu diberikan lelaku berpuasa selama 7 hari dan itu untuk seluruh murid tetap sama pembelajaranya, maka tidak bisa dipungkiri setidaknya 1, 2 atau bahkan 3 orang gagal dan yang lainnya berhasil.

Karena setiap orang itu memiliki kemampuan yang berbeda, ada yang harus berpuasa 7 hari dan ada juga 9, 11 atau bahkan sampai 41 hari walaupun sama dalam rafalan dan kegunaan sebuah ilmunya. Bila Anda sedang mengalami hal seperti ini maka saran saya keluar dan carilah guru yang lainnya.

Bila di ambil dari Kitab tentang Ajian maka guru pasti sudah memperkirakan yang akan dipelajarinya, memilihkan Ajian yang cocok dengan kemampuan dan pertahapan menjalani lelakunya, karena itulah terkadang 2 murid belajar bareng lalu ada perbedaan saat lelakunya termasuk kekuatan dari Ajian yang dipelajari akan berbeda tinggi rendahnya.

Mengunakan Ilmu Dari Suku Lain Tapi Gagal

Di Negara kita ada berbagai Suku, maka dari itu bila yang diambil dalam sebuah pelajaran maka asal usulnya tetap harus diketahui. Contohnya Anda suku bali tapi mempelajari sebuah ilmu dari suku Kalimantan namun ini masih dalam tahap belajar tentu saja kalian akan gagal, kecuali tahap belajarnya di tingkat atas kemungkinan tetap akan diperhitungkan garis keturunanya.

Tapi ada juga yang diketahui bahwa suku kalimantan lalu mempelajari Ajian Jawa dan berhasil bisa digunakan, sebaiknya ketahui dulu kakek moyangnya dari suku apa, kalau suku Jawa belajar ilmu sulawesi lalu gagal walaupun menjalani semua persyaratannya karena tidak sesuai denga garis keturunanya.

Diatas adalah contoh yang mudah diketahui, jadi bila Anda ingin berhasil carilah ilmu yang sesuai dengan garis keturunan Anda. Bila dalam 1 garis tersebut tidak memiliki sebuah ilmu untuk Anda pelajari seperti keinginan Anda maka jalan satu-satunya kembali pada jalur keagamaan untuk dipelajari.

Gagal Mengunakan Ilmu Kebatinan Satu Agama

Bila mempelajari sebuah ilmu kebatinan yang berhubungan dengan agama sangat jarang gagal, karena sebuah pelajaran tersebut pastinya akan mengharapkan bantuan dari sang pencipta. Tapi tetap saja bisa gagal bila berbeda agama namun beda pelajaran yang dipelajari, sebut saja Agamanya Budha tapi yang dipelajari ilmu kebatinan Kristen dan sebaliknya, hal begini wajar bisa terjadi kegagalan karena berbeda secara keyakinan.

Terutama ilmu Agama Islam, ada banyak sekali yang berhubungan dengan kebatinan kebal, tahan pukul, kewibawaan dan sebagainya hubungan doanya tetap kepada Allah swt bila dipelajari dengan orang yang beragama lain tetap bisa mengetahui sebatas bacaanya namun tetap saja gagal dalam mengunakannya.

Untuk masalah yang seperti ini hanya ada 1 cara supaya ilmu yang sudah dipelajari berhasil yaitu pindah agama, sebut saja umpamanya Anda agama lain lalu masuk Islam menjadi Mualaf dengan begitu besar kemungkinan Anda akan berhasil mempelajari sebuah ilmu yang berhubungan dengan kebatinan.

Supaya Berhasil Mengunakan Doa dan Amalan

Karena diatas sudah kita bahas sedikit untuk ilmu kebatinan yang berhubungan dengan rafalan dan jalur yang dipelajari, sekarang kita kembali ke seputaran Amalan dan Doa yang sering digunakan untuk berbagai macam haja tapi kok masih gagal? Untuk mengetahui hal ini tidak sulit juga tidak mudah supaya lekas berhasil.

Untuk yang sangat sering terjadi dari segi pikiran yang kurang fokus, kosentrasi dalam merafalkan sebuah amalan sangat dibutuhkan untuk membentuk pola keyakinan hati yang kuat, untuk yang pertama adalah mengatur pernafasan. Tariklah nafas dari hidung dan tahan diperut beberapa saat lalu keluarga dari mulut lakukan hingga 3 kali, cara ini di gunakan saat akan mengerjakan suatu rafalan bila doa bisa langsung kita panjatkan melalui sholat fardhu 5 waktu.

Jika sudah Anda lakukan hal diatas tapi tetap masih gagal, masih tetap ada 1 lagi yang bisa Anda gunakan supaya berhasil yaitu mengamalkan potongan surat Ali'imran/3 ayat 159 yang bisa dibaca pada waktu khusus dan diutamakan setelah sholat fardu subuh atau magrib, kurang lebih bacaanya sebagai berikut:

فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Fa idza ‘azamta fatawakkal ‘alallahi innallaha yuhibbul mutawakkilin.
(QS. Ali ‘Imran/3 ayat 159)

Artinya: Apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

Nah dengan terus mengamalkan bacaan diatas, kemungkinan hajat yang Anda inginkan segera terkabulkan walaupun berhubungan dengan hal yang baik atau tidak. Bila Anda mengunakan amalan yang masih berada dalam jalur yang baik maka tetaplah baik digunakan, namun bila berkaitan dengan hajat yang tidak bagus juga tetap akan dikabulkan namun alangkah tidak baiknya jadi harap di sesuaikan terlebih dahulu sebelum Anda mengunakanya.

Kesimpulan
Dalam mengunakan amalan untuk berbagai hajat sebaiknya selalu di iringi dengan potongan surat ali'imran diatas, tapi bukan harus Anda berhenti mengerjakan amalan utamanya tapi terus digunakan selebihnya bacaan diatas untuk mengiringi amalan yang sedang Anda gunakan supaya lebih cepat terkabulnya sebuah hajat yang Anda inginkan.

Posting Komentar untuk "Ilmu Yang Digunakan Gagal? Coba Amalan Potongan Surat Ini!"