Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

12 Jenis Puasa Kejawen (jawa), Lengkap Dengan Cara Menjalani Sampai Tuntas!

Puasa dalam Jawa memang ada bermacam-macam sebut saja seperti Melek, Sesirik, mutih hingga mendem yang lebih terkesan extreme adalah Ngalong.

Dan pastinya Anda pernah mendengar jenis puasa tersebut tapi jelas berat bila ingin dijalani.

Puasa dalam Jawa untuk mendapatkan ilmu memang ada bermacam-macam

Seperti yang kita ketahui, jenis lelaku puasa ini lebih banyak dijalani sebagai tirakat untuk mendapatkan berbagai macam hajat duniawi mulai dari kesaktian, juga kebatinan yaNg berhubungan dengan hati dan pikiran.

Namun ada banyak juga yang menjalaninya hanya sebatas mutih untuk tujuan bersatu erat dengan sedulur papat diri sendiri.

Nah untuk Anda yang mungkin memang hanya sebatas mengetahuinya saja, namun kurang lengkap sebagai detail.

Berikut coba kita ulaskan satu-persatu supaya terjawab yang Anda puyengkan!

1# PUASA MUTIH
Untuk menjalani tirakat yang ini, membutuhkan makan nasi dan minum air putih saja.

Dalam menjalani lelaku ini tetap ada berbagainya dan yang paling sering dipadukan adalah Ngepal, jenis tetap sama dengan mutih hanya saja terdapat takaran untuk memulai dan menutupnya.

Selain itu, menjalaninya ada juga yang hanya sebatas habis Magrib dan cukup tepat hanya ditutup jam 12 saja.

Tapi untuk melakukan puasa mutih tetap saja tergolong yang umum hanya berbeda disegi apa yang dimakan saja!

2# PUASA NGROWOT
Untuk menjalani yang ini, terbilang mulai sedikit berat dimana apa yang dimakan haruslah berasal dari tanah tapi bukan Nasi sebagai Padi, seperti Umbian yang dari dan sebagainya tapi harus tawar tanpa rasa.

3# PUASA NGALONG
Dan ini mulailah berat, dimana makanan harus berasal dari Buah-buahan dan bergantung layaknya Kalong dengan kaki diatas dan kepala dibawah pada rating pohon.

Sedangkan makanannya, boleh dikantongi untuk serep karena memang tidak dilarang untuk mempersiapkan langsung makannya.

Bahkan kemungkinan boleh apel, anggur dan sebagainya yang penting buah!

Tapi sayangnya, untuk dijaman sekarang sepertinya sudah jarang ditemukan yang menjalani tirakat ini.

4# NGEBLENG
Untuk puasa ini sedikit lumayan ringan, karena tidak boleh makan, minum dan keluar rumah hanya cukup duduk sendirian saja ditempat menjalani tirakatnya tidak makan dan minum, waktu biasanya sehari semalam.

5# NLOWONG
Untuk yang ini lebih extrem, lagi karena menjalani tapa pendam mengunakan selang kecil pernafasan.

Sesuai dengan berapa lama menjalaninya namun untuk yang biasanya hanya 3 hari 3 malam saja.

6# PATI GENI
Sedang yang ini masih banyak yang menjalaninya, karena boleh sahur dan buka mengunakan bebas diwaktu pertama.

Sesuai dengan berapa hari lelakunya dan tidak boleh kena sinar secara langsung.

Ada sinar boleh tapi tidak boleh kena Anda!

7# KUNGKUM
Bila yang ini juga masih sering yang menjalaninya, terutama yang mengunakan rapalan wirit.

Jadi menjalaninya cukup merendam badan sampai leher sesuai dengan berapa lama atau hanya cukup pas membaca wiritannya.

8# MELEK
Untuk yang menjalani tirakat ini dijamin masih ada banyak sekali, karena diperbolehkan makan dan minum tapi tidak boleh tidur dimalam hari.

Sepertinya orang yang tanpa niat sekalipun sudah banyak yang menjalani lelaku ini kan!

9# NGEDAN
Kalau untuk yang ini juga sudah banyak yang menjalaninya, untuk tirakatnya boleh makan sesuka dan minum.

Hanya saja harus bertingkah seperti orang gila, melakukan sesuai firasat hati dan menghilangkan kesadaran untuk yang wajar dan sesuai dengan kehidupan.

10# MENENG
Sedangkan yang satu ini, termasuk jarang tapi tetap ada saja yang menjalaninya karena boleh makan, minum dan sesukanya.

Hanya saja tidak boleh berbicara kepada siapa pun, sekali keluar ucapan batal sudah lelaku ini!

11# LELONO
Menjalani tirakat ini berat karena hanya berjalan tanpa henti sampai menjumpai wangsit yang sedang di cari dan tidak boleh duduk dan diam berdiri saja harus berjalan!

12# SESIRIK
Dan yang terakhir ini terbilang umum untuk kebaikan namun harus disertai dengan niat, jadi cara menjalani lelaku ini hanya harus menjaga sikap baik.

Membantu sesama dan tidak boleh melakukan yang sirik-sirik, seperti ngomongi orang saja lah dan ada banyak lagi yang lainnya bersifat tidak baik.

Jadi termasuk banyak kan yang melakukan tirakat ini hanya saja tidak dibarengi dengan niat.

Nah beberapa puasa Kejawen diatas, termasuk yang paling umum didengar dan juga dilakukan.

Sedangkan yang jarang masih tetap ada seperti Ngetek makan hanya pisang juga Ngobah Roso seperti memakan jeroan hewan hidup tapi mungkin tetap ada yang melakukannya hanya saja tidak terlihat dan diketahui banyak orang.

Nah sampai disini, semogga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua tentang jenis puasa Jawa.

Posting Komentar untuk "12 Jenis Puasa Kejawen (jawa), Lengkap Dengan Cara Menjalani Sampai Tuntas!"