Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Amalan Menundukan Orang Jahat (Zholim), Utamane Sing Sabar!

Seperti yang kita ketahui tentang perasaan, terkadang tidak menyukai orang lain pastinya tergantung pada pembawaanya, misalkan orang tersebut membuat hal yang memang tidak kita sukai pastilah akan jengkel.

Bukan sampai disitu saja malah terkadang sampai merasuk ke hati dan pikiran sehingga timbulah dendam dan rasa benci yang mendalam.

cara menundukan orang yang dzholim kepada diri kita melalui doa dan amalan

Tapi itu bukan hanya untuk orang lain saya, bisa juga timbul rasa ini melalui prilaku soudara sendiri seperti Kakak, Adik, Sepupu, Suami atau Istri, Anak bahkan sampai ke orang tua sendiri bisa saja terjadi rasa membencinya karena sesuatu hal.

Tapi kalau untuk orang tua sepertinya cukup diresapi saja dan selalu berusaha untuk memadamkan rasa itu karena kepada ortu sebaiknya harus bersikap menghormati dan kepatuhan seorang anak.

Jadi gimana sama keluarga yang lainnya? Termasuk anak kita sendiri dan juga suami dan istrimu!

Sebenarnya jawaban masih sama saja, ada baiknya untuk memaklumi dan menghilangkan kebencian dalan hati karena kelakukan yang kurang disukai.

Tapi jika memang sudah tidak dapat terbendung lagi, Anda juga masih bisa mengamalkan amalan untuk menundukan orang yang zhalim termasuk keluarga sendiri, untuk di tundukan tak terbatas juga untuk istri dan suamimu termasuk anak bila memang sudah membandel tetap bisa mengunakan sebuah rapalan.

Setelah diamalkan doa-doa dan sesuai dengan cara melakukannya Insya Allah prilakunya akan berubah dan menjad patuh pada Anda dan tidak jahat lagi, untuk doa yang akan dibaca sebagai berikut:

Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (Sebut nama lengkap orangnya) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

ARTINYAYa Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan keculi karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah (Sebut nama lengkap orangnya) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AD. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubu-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang.

Doa diatas bisa Anda hafalkan dulu untuk diamalkan, bila memang mendesak dibutuhkan untuk cepat mengunakannya maka bisa disalin ke kertas dan membaca saat mengamalkannya nanti.

Sedangkan pengamalannya ada tata cara mengerjakan lewat air minum atau secara lansung dikirimkan ke orangnya melalui doa, untuk mengerjakannya silahkan digunakan yang tepat menurut Anda dan bisa dikerjakan dengan kelegaan hati.

Air Minum

Sebelum mengerjakannya, sholat Isya dulu setelah selesai siapkan air putih dalam gelas lalu duduk dan tarik nafas dalam melalui hidup dan tahan sejenak di perut lalu keluarkan lewat mulut, usahakan 3 kali akan semakin baik untuk fokus pikiran.

Setelah itu, niat dalam hati untuk mengamalkan doanya mendudukan hati orangnya lanjutkan dengan membaca Al Fatiha 7 kali, lalu bacakan doa diatas tadi sebanyak 551 kali lalu tiupkan ke air putih yang sudah Anda siapkan, setelah itu usahakan air tersebut terminum oleh orangnya.

Bila tidak bisa diberikan secara langsung cukup campurkan ke orang minum atau apa pun yang bisa dimakan olehnya boleh makanan, wadah air dan sebagainya intinya terminum orangnya.

Kirimkan Doa

Mengunakan cara ini kebanyakan dikerjakan dari jarak jauh, tapi harus dengan daya fokus yang kuat dan juga pengamalan harus Istiqoma selepas menjalani sholat fardu Isya.

Untuk mengerjakannya, pertama lakukan sholat hajat 2 rokaat tepat jam 12 malam lalu berdoa dulu kepada Allah SWT dan lanjutkan dengan niat untuk mendudukan orang tersebut lalu sambung dengan mengirimkan Al Fatiha 41 kali lalu bacakan doa diatas tadi sebanyakan 551 kali sekali duduk (sampai selesai).

Bila sudah selesai, selanjutnya bisa Anda amalkan setelah sholat Isya dan membacanya sebanyak 7 kali, namun tidak bisa cukup 1 kali pengamalan saja mesti harus runtin mengirimkannya sambil terbuka titik firasat bahwa orang yang Anda maksud berubah prilakunya.

Kesimpulan
Dalam pengamalan diatas memang membutuhkan keserius dan fokus dan mengerjakan, tidak bisa dikerjakan hanya sebatas dikerjakan sekali lalu sudah. Tergantung keseriusan Anda dalam menjalaninya, usahakan selalu berharap dari Allah SWT dalam mengamalkan sebuah doa untuk menundukan orang yang zholim!