Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Isim Nariyah dan Cara Mengembalikan Santet Kepada Pengirimnya

Doa untuk kembalikan serangan santet kepada pengirimnya, memang dirasa sesuai dengan keinginan hati. Dimana terasa ada orang yang menyantet, cukup komat-kamit serangan akan kembali dan mengenai dukun santet atau orang yang mengunakan jasanya.

mengembalikan santet yang di kirim dukun biar kena sendiri

Terkesan alangkah mudahnya untuk mengembalikan santet, juga menangkalnya padahal dukun yang nyantet tentu mempelajari itu semua dengan lelaku keprihatinan diri agar bisa mengunakannya. Lalu dengan mudahnya dikembalikan lagi kiriman tersebut, uniknya cara ini terkesan order barang dari Marketplace begitu tidak suka kembalikan kepada pengirim dan refund.

Berbeda dengan Isim Nariyah, amalan ini biasanya digunakan untuk wiritan rutinan diri pribadi sebagai tameng dari berbagai macam jenis kebatinan, termasuk jika ada jin kafir yang mendekat langsung akan merasakan energi panas yang harus dihindari dan tak pantas untuk didekati.

Hanya saja mengunakan Isim ini tidak sebatas untuk dibaca saja tapi dibutuhkan tata cara pada tahap awal sebelum menjadikan wiritan rutin.

Seperti yang kita ketahui, serangan santet sangatlah membahayakan diri yang akan mendapatkan sebuah penyakit, bahkan kematian yang dibuat seseorang, apa Anda mau nerimanya? Tentu tidak kan!

Maka dari itu, setidaknya Anda juga mesti memiliki sebuah amalan yang dibaca secara rutin. Jadi bila ada dukun santet yang berniat jahat dan mengirimkannya kepada Anda, sudah ada tameng untuk membentengi selain itu juga bisa mengembalikan santet kepada pengirimnya berdasarkan niat yang kuat.

Jadi mengamalkan amalan untuk mengembalikan santet atau menamengi dari serangan, bukan hanya berdasarkan Tanam pohon ini itu, taburkan garam kesana kemari hingga komat kamit dengan media penangkal santet yang belum jelas.

Saat percaya untuk disediakan atau tanam, akhirnya tetap lolos dan masuklah kena santet, baru menyadari bahwa apa yang dikerjakan, tanam, pasangan adalah sebuah hal sia-sia!

Seperti pada umumnya, serangan santet itu berdasarkan kebatinan termasuk Jin (khodam) santet yang membawa media kasat mata, bahkan tidak terlihat secara langsung, mau diatasi dengan hal logika? Tentu berbeda karena ini bukanlah adu pukul-pukulan.

Jadi hal yang dikirim secara kebatinan seperti santet, juga harus di redam dengan hal batin juga termasuk bila akan dikembalikan.

Walaupun kembali belum tentu juga bisa masuk, karena rata-rata dukun santet tetap memiliki piandel yang sudah bisa memagari dirinya sendiri.

Berasal dari beberapa kutipan diatas lah sebaiknya jadikan kesadari diri Anda terlebih dahulu, sebelum menyiapkan media anti santet yang belum jelas keperluannya.

Sama halnya dengan Isim Nariyah yang akan dibagikan ini, tidak perlu Anda percayai untuk bisa menangkal atau juga kembalikan santet kepada pengirimnya. Namun bisa coba Anda cari dulu ijazahan untuk mengamalkannya, setelah itu barulah rasakan energi dalam tubuh Anda setiap mengamalkan wiritannya.

Intinya boleh Anda gunakan namun harap perhatikan dengan jelas tata cara untuk mewiritkannya, sebelum mendapatkan Ijazah dari ahli hikmah yang juga tau persis dengan Isim ini.

Sedangkan cara untuk mengamalkannya, hampir sama seperti biasanya, dimana tahap awal melakukan sholat hajat 2 rokaat lalu berdoa kepada Allah swt sesuai dengan niat, lalu bertawasul kepada:

  • Nabi Muhammad saw
  • Sahabat Nabi
    1. Abu Bakar
    2. Umar
    3. Utsman
    4. Ali
  • Malaikat
    1. Jibril
    2. Mikail
    3. Izrofil
    4. Izroil
  • Syech Abdul Qodir Al Jaelani
  • Baca Al Fatiha 21 Kali.

Kemudian sambung dengan membaca: Hasbunaalloh Wanimal Wakil 551 kali. Setelah selesai, lanjutkan dengan membaca Isim Nariyah:

Ad uukum ya maksyarol arwahuttohirotil muthi atillahirbbil alamin, bil asmaa illati kholaqokumullohubiha wahial maktu batu ala palakissyamsi bisyahsyahin hailin thosikin thosyi ilin biwahin ya shoimawiyyin ya waiudin bahyalyuhin arkayazhin bajyabuhin kasyroyawabin. Syalhubin yaknasyaqumin yaklasyaqumin baklasyaqumin alsyaqumin syausholin haibarsyin yad ubin tabaroka nuronnur mudabbirol umur qosyimal jabaabiroti haikhin ajibuni ya (MAKSYARONNARIYATI. Sentak Di Dada) bijaqqi masabahtabihil malaikatu pilakissyamsi.

Membaca Isim Nariyah pada tahap awal adalah 331 kali, setelah mengerjakan pada 1 malam. Selanjutnya Isim dibaca saat magrib dan subuh 3 kali sambil tiupkan ke tangan lalu usapkan ke muka.

Sedangkan untuk Hasbunalloh bisa dijadikan rutinan untuk berdzikir dalam hati tanpa tasbih, melainkan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Untuk cara kembalikan santet kepada pengirimnya, cukup dengan niat dalam hati agar apa yang dikirim kembali ke orang yang berniat jahat termasuk nyantet. Namun jangan pernah merasa bisa untuk kirim kembali, tapi cukup berdasarkan hati saja sambil membaca wiritan Isim Nariyah secara khusus.

Belum juga bisa dipastikan kena kepada dukun santet karena pasti memiliki tameng, kecuali pada orang yang mengunakan jasa kemungkinan masuk, tapi biasanya cepat juga untuk disembuhkan oleh yang ngirimkan santet karena dugaan salah sasaran.Kembali Di Ingatkan!
Isim Nariyah diatas, boleh di kerjakan pada malam pertama untuk mengamalkannya termasuk dibaca rutinan, namun harus tetap mencari ahli hikmah atau Ustad yang mengetahui dengan Isim tersebut agar Sanad dari apa yang di amalkan jelas.

Jangan sampai sudah memiliki banyak amalan, mantra untuk menangkal dan kembalikan santet ke pengirimnya justru terasa enteng untuk kena sanget secara langsung. Karena apa yang di amalkan tanpa kekuatan, energi yang terpancarkan dari dalam inti kebatinan diri sendiri.

Jadi apapun amalan yang di gunakan sebagai wiritan, harus jelas kegunaan dan fungsinya. Kecuali permohonan doa langsung kepada Allah swt dan nerima ujian dengan ikhlas. Pasti akan lebih baik lagi!