Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghilangkan Santet Dari Tubuh Mengunakan Amalan

Mengetahui cara menghilangkan santet dari dalam tubuh sendiri, memang sangat dibutuhkan untuk yang merasa was-was, sebelum terdapat amalan yang khusus akan selalu terbayang-bayang bahkan merasakan sakit tanpa unsur yang diketahui sama sekali.

Jika tanpa penyebab yang jelas pasti menyita banyak pikiran tentang santet pada diri sendiri.

doa yang digunakan untuk cara menghilangkan santet dari dalam tubuh kita sendiri

Seperti yang banyak diketahui bahwa santet tidak hanya dikirim oleh dukun atau sesepuh yang memang mempelajari ilmu tersebut, akan tetapi berdasarkan ucapan dan batin juga mampu menimbulkan penyakit, ada dasar sumpah yang dirutinkan dari dalam hati dengan pengharapan yang penuh.

Perlu di ingat, sebuah harapan yang berdasarkan ucapan walau dalam hati, terwujud sebagai buah dari apa yang ia harapkan.

Inilah sebabnya dalam ajaran Agama kita sangat tidak diperkenankan untuk mengharapkan kejadian yang buruk menimpa seseorang termasuk santet, dengan kekuatan dan keyakinan yang terus tertanam semua tetap akan terjadi.

Walaupun tanpa bisa diprediksi cepat atau lambat kejadiannya tapi tetap terjadi dan tidak baik untuk ganjarannya nanti.

Jadi kekuatan santet itu aslinya ada banyak sekali jenisnya yang menyamai dengan teluh atau tenung, padahal simpel cukup di amalkan secara harapan saja, itu juga dalam hati.

Nah untuk Anda yang mungkin berperasaan akan kena santet, jangan terus merasakan bahwa itu memang dikirim melalui media saja, karena bisa masuk lewat keinginan hati seseorang seperti yang dijelaskan tadi.

Untuk Anda yang menguatirkan, dibawah nanti akan dibagikan amalan yang berdasarkan keraguan hati, namun harap disadari unsurnya terlebih dahulu karena tingkatan sebuah ilmu santet itu bermacam-macam.

Yang dimaksudkan amalan dengan tingkatan itu seperti ini, misal Anda merasa bahwa dalam tubuh ada santet yang masuk, lalu mengamalkan amalan nah tingkatan itu bisa berbeda.

Jika yang ngirim itu masih terkesan umum maka cukup diamalkan sendiri tetap akan bisa hilang dengan mudah.

Berbeda dengan media yang sudah masuk, karena di masukan berdasarkan perantara Jin (khodam) santet maka benda yang sudah dalam tubuh tidak bisa langsung keluar akan tetapi kekuatannya saja yang sirna.

Jadi jika di rotgen (ronsen) pada bagian tersebut benda sangat terlebih, sekaligus jika masih meliputi kulit akan terasa bila di raba atau pegang, hanya saja untuk mengelurkannya tetap pakai metode langsung, karena Jin (khodam) yang memasukan tadi tidak sekalian bawa keluar saat dihancurkan dengan amalan khusus.

Itu juga sebabnya kalau ada tokoh spiritual yang mengobati orang kena santet akan meninggalkan media di tubuh orangnya.

Termasuk melepaskan pasti terasa sakit juga karena sama dengan pemasukan dan pengeluaran susuk Kejawen.

Sekali lagi di ingatkan!

Mengamalkan amalan dibawah ini untuk menghilangkan santet dalam tubuh sendiri atau orang lain, tetap kembali pada tingkatan kekuatan dari yang mengirimkan media tersebut jika terjadi gesekan secara energi.

Sedangkan untuk cara mengunakannya, pertama silahkan salin ke kertas dulu atau hafalkan amalannya, berikut bacaan tersebut:

  • Bismillahirrahmanirrahim.
    Innama yastajiibul lohul ladzina yasma’una wal mauta yab’atsuhumul lohu tsuma Ilaihi yarja’una.
    (Dibaca 9 kali)
  • Audzubiwajhillahil ‘adhimi wa ‘izzatihil lati laturomu wa qodrotihil kati la yamtani’u minha syai-un min syarri Ma hadzal waj’i wa min syarri ma fiihi wa man syarri ma ajidu minhu.
    (Dibaca 9 kali)
  • Subhana manihtajaba bijabaruuthi ‘an kholqihi fala ‘aina taroo hu ladhiddunn wala Niddun siwahu.
    (Dibaca 11 kali)
  • Udzu bi’izzatihi waqod rotihi wa’adzomatihi inna dzalika la-ayaatin likulli shobbarin Syakurin idzqolatim roatu’mirona robbi inni nadzartu laka ma bathni muhar-roron fatakobbal minni innaka Antassamii’ul ‘alimu.
    (Dibaca 9 kali)
  • Wa bus-satil jibaalu bas-san fakanat habaa-an munbasy-syan wa hamalatil ardhu Waljibalu faduk kata dak-katan wa hidatan wa idzas tasqo musa liqaumihi faqulnadhrib bi’ashokal hajar Fanfajarot minhustnata ‘asyrta ‘iinan.
    (Dibaca 9 kali)
  • Assalammua ‘alaa manittaba’al huda amma ba’du faana Umarul Faruqi radiyallahuanhu Allahumma robbana robbuhu robbuka rabbika wa robbhinna ihdinas shirotol mustaqiim.
    (Dibaca 71 kali)
  • Shallallahu alaa Muhammad.
    (Dibaca 111 kali)
  • Allahumma shalli wa sallim wa barik alaa Muhammadin nuridzati wa sirri sarii wa sairil asmai wa shifat.
    (Dibaca 111 kali)
  • Allahumma shalli alaa sayyidina Muhammadin sholatan tunjiina biha min jamii’il ahwali wal aafat.Wa taqdhilana biha jamii’al hajat, wa tutohhiruna biha min jamii’is sayyiat, wa tar fauna biha ‘indaka a’laddarojat, wa tuballighuna biha aqshol ghoyat min jami’il khoirati fil hayati wa ba’dal mamat.
    (Dibaca 21 kali).

Amalan diatas tidak perlu di gunakan secara wirit rutinan kecuali susunan Sholawat.

Cara mengerjakannya harus berdasarkan Niat untuk tujuan, jika diri sendiri kerjakan sesuai dengan kebutuhkan misalkan ingin dipercepat maka setelah sholat Subuh atau Magrib, bila hanya untuk jaga diri cukup kerjakan di malam jum'at kliwon saja.

Jika untuk orang lain jarak dekat (langsung) cukup ambil air wudhu lalu wiritkan semua amalan tadi dan tiupkan ke air putih lalu minumkan seteguk dulu setelah itu clipratkan ke bagian tubuhnya, baju orang yang dibantu tidak harus dilepas penting tercipratkan dan air mengenai kulitnya.

Untuk jarak jauh lakukan sholat hajat tengah malam dan kirimkan langsung amalan tadi atas nama orangnya.

Jika saat mengamalkan amalan diatas dalam duduk tubuh terasa panas semakin terus naik, rasakan sekujur tubuh atau pada bagian tertentu.

Bila mengerjakan untuk diri sendiri panas pada titik tertentu, setelah membaca keseluruhan seperti ada yang pecah atau terasa mendingin sendiri itu berarti kekuatan santet sudah hilang.

Bila rasa panas saat akan membantu mengobati orang lain yang kena santet, terus merasa panas ditubuh Anda tidak masalah di baca hingga tuntas amalannya.

Sedangkan jika terasa pada titik tertentu harap dipertimbangkan dengan kemampuan Anda karena itu justru perlawanan atau serangan yang ditujukan untuk Anda, jadi tinggal di cukupkan atau terus sampai tuntas.

Pertimbang mengerjakan untuk membantu orang lain itu ada dalam pemikiran kita sendiri, mampu atau tidak untuk mengatasinya jika tidak, tentu menyakitkan untuk diri sendiri karena imbang dengan sebuah pertarungan namun hanya berupa peraduan energi.

Jadi inti dari mengamalkan amalan diatas, ada pada Niat dalam hati kita sendiri, mau dipakai untuk apa yang terarah tujuan dari mengamalkannya.

Selain itu sadari diri Anda dengan kemampuan sendiri, karena tingkatan orang yang menghilangkan santet dari dalam tubuh tetap ada perkiraan dari yang mengirimkannya, jika Anda kuat menang dan sebaliknya kalah (ada resikonya)!