Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hizib Rifa'i, (qorin) Isim Tunggal Menyatukan Pikiran dan Hati

Hizib Rifa'i, juga sering disebut dengan Isim Tunggal yang bertujuan untuk menyatukan ucapan ke hati dan pikiran termasuk Qorin agar semuanya tepat dalam membaca doa apapun.

Ditujukan Hizib Rifa'i untuk menjadi wiritan kepada seseorang, memang dikhususkan hanya untuk buat apa yang dipanjatkan sebagai doa menjadi sama dengan hati juga pikiran tidak pecah untuk kosentrasi.

Hizib Rifa'i juga sering disebut dengan Isim Tunggal

Untuk orang yang mendapatkan Hizib Rifa'i, biasanya ada yang meminta secara langsung atau memang hanya sebatas tau dan mencari.

Misalkan seperti ini, Anda mengamalkan sebuah doa tapi terasa berat, lambat untuk terkabul, lalu datang ke rumah ahli hikmah dan meminta saran barulah dikasih rapalan, bisa Hizib Rifa'i atau yang lainnya.

Contohnya kan seperti ini, saat Anda membaca sebuah hajat hati akan gundah disusupi dengan beberapa hal, termasuk pikiran yang tidak akan selaras dengan apa yang dibaca, disinilah terasa apa yang di amalkan akan menjadi lambat, atau dirasa tidak terjadi apapun walaupun sudah diamalkan berbulan-bulan.

Berbeda dengan orang yang semuanya selaras dengan hati dan pikiran, apa yang diamalkan tetap bisa diperkirakan masuk atau belum bila dikirimkan ke seseorang, dan terkabul apa belum bila sebuah doa yang dipanjatkan.

Termasuk untuk Anda yang merasa apa pun doa entah itu mantra yang diamalkan tapi tidak pernah berhasil, dan juga tidak tau cara untuk belajar akan hati dan pikiran bisa menyatu dengan apa yang dibaca.

Nah bila itu yang dirasa, silahkan coba untuk menyelaraskan semuanya dengan mengamalkan wiritan dari hizib rifa'i, adapun tata cara mengunakanya sebagai berikut.

Pertama buatlah persiapan untuk mengerjakan sholat hajat 4 rokaat, lalu berdoa dulu kepada Allah swt dan lanjutkan dengan membaca keseluruhan hizib dibawah ini termasuk bertawasul.

Doa Tawasul Hizib Rifa'i

Ila hadroti Nabiyyil Musthofa Muhammadin shollaulohu ‘alaihi wa sallam Al Fatihah (7 kali).

Wa ila hadroti Syaikhi Abdil Qodir Al-Jailani qoddasawlohu sirrohul Al Fatiha (7 kali).

Wa ila hadroti Syaikhi Ahmad Kabiyrir Rifa’I nafa’awlohu bi’ilmihil Al Fatiha (7 kali).

Wa ila hadroti Syaikhi Abdil Jabbar nafa’awlohu bi’ilmihil Al Fatiha (7 kali).

Wa ila hadroti Wali Songo nafa’awlohu bi’ilmihim Al Fatiha (7 kali).

Wirit Hizib Rifa'i

بسم الله الرّحمن الرّحي59x. ياالله . إنْ كُلُّ نَفْسِ لّماّ عليها حافظ فلينظرالإنسان ممّ خلق خلق من ماّء دا فق يخرج من بين الصّلب والتّرائب 59x. أشهد أن لا إله إلاّالله و أشهد أنّ محمّد رّسول الله 59x. إنّا لله و إنّا إليه راجعون 59x. يا الله يا عبد الجبار 59x. يا الله يا حيّ يا قيّوم يارحيم يا ربَّ العلمين 59x. يا الله يحيوح ياقيّوم يرزق مايشاء القوة 59x. وإذا تولىّ سعى فى الأرض ليفسد فيها ويهلك الحرث والنّسل والله لايحبّ الفسلا 15x. ياالله يامصور ياوهاب يافتاح ياعليم ياسميع يابصير أرنى 59x. بيّن لى يامبين خبيرني ياخبير إهدني ياهادي 59x. أشهد أن لا إله إلاّالله و أشهد أنّ محمّد رّسول الله ياشيخ عبدالقادر الجيلان محبوب الله غيب الله (أغثني ) بإذن الله ياسيّدنا احمد الكبير الرّفاعى ستك الله أغثنى بإذن الله ألمدد ياالله ألمدد يارسول الله المدد يا أولياء الله ياصاحب العلمين (امين ) (حضير ….. جعن نفس) 7x

Hizib Rifa'i Latin

Bismilahirrohmanirrohiim (59 kali), In Kullu Nafsil Lamma ‘Alaiha Haafidz Falyangdzhuril Insaanu Mimma Khuliq Khuliqo Mimmaa In Daafiqi Yakhruju Mim Bainis Shulbi Wattaroo-Ib (59 kali), Asyhadu Anlaa Ilaha Illawloh Wa Asyhadu Anna Muhammadarrosulullah (59 kali), Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji’uun (59 kali), Yaa Allah Yaa ‘Abdul Jabber (59 kali), Yaa Allah Yaa Hayyu Ya Qoyyum Yaa Rohiim Ya Robbal ‘Alamiin (59 kali), Ya Allah Ya Hayyu Ya Qoyyum Yarzuqu Mayyasya Ulquwwah (59 kali), Wa Idza Tawalla Sa’a Fil Ardhi Liyufsida Fiyha Wa Yuhlikal Hartsa Wannasla Wawlohu Laa Yuhibbul Fasal (15 kali), Ya Allah Ya Mushowwir Ya Wahhab Ya Fattah Yaa ‘Aliim Yaa Samiy’ Yaa Bashir Arini (59 kali), Bayyin Liy Yaa Mubiyn, Khobbirniy Yaa Khobiyr Ihdiniy Yaa Hadiy (59 kali), Asyhadu Anlaa Ilaha Illawloh Wa Asyhadu Anna Muhammadarrosulullah Yaa Syeikh ‘Abdil Qoodir Jailani Mahbuwbillahi Ghoibillahi (Agitsni 7 kali) Bi Idznillahi Yaa Sayyidanaa Ahmadal Kabir Rirrifa’iy Satakawlohu Agitsni Bidznillahi Almadadyaa Allah, Almadad Yaa Rosuluwloh, Almadad Yaa Auliya Allah Ya Shoo Hibal ‘Alamiyn (Amiyn 7 kali).

Wirit diatas cukup dibacakan dibarengi dengan niat untuk selaraskan doa, hati dan pikiran sedangkan bila untuk menyatu dengan Qorin bila dibutuhkan khusus sebut dengan: Hadir 7 kali Tahan Nafas.

Cara Mengunakan Hizib Rifa'i

Untuk mengunakanya lihat dulu tujuanya, bila hanya untuk menyelaraskan doa, hati dan pikiran cukup di buka wiritan 1 malam dulu lengkap dengan tawasul, lalu bertahap selama 7 malam diamalkan terus hanya Hizib saja yang dibaca sebanyak 7 kali secara keseluruhan.

Pengamalan wirit diatas bila Anda merasakan pikiran dan hati sudah mulai selaras bisa dicukupkan untuk hitungan bertahap, misalkan 3 malam sudah, boleh berhanti.

Tapi bila sudah selama 7 malam dirasa belum begitu efektif sebaiknya tambahkan menjadi 9, 11, 15 dan seterusnya.

Sedangkan untuk menyatu dengan Qorin, ini sudah diluar jalur karena yang mendekati setelah merapal hizib rifa'i akan kembali pada niat Anda baik atau tidak, juga sebaiknya jangan terburu-buru untuk disebutkan cukup saat dibutuhkan lain waktu.

Selain itu Qorin, juga sebaiknya jangan salah dalam penilaian semua amalan yang dikerjakan membutuhkanya, tapi juga Anda bisa salah jalur mengunakanya, jadi hanya untuk yang tertentu saja.