Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Santet Itu Memang Benar Ada

Apakah santet itu benar ada? Pertanyaan dengan mudah jawabanya, mungkin bisa dijawab oleh siapa saja, termasuk orang yang tidak percaya bahkan tanpa melihat secara langsung dimana ada orang yang kena santet.

Dan sepertinya Dik, kamu butuh duduk sambil ngopi dengan tokoh spiritual, lalu utarakan obrolan mu.

selalu jadi pertanyaan apakah santet itu benar-benar apa atau tidak

Apakah santet itu ada, kemudian pastinya mendapatkan berbagai penjelasan tentang ilmu santet, sesudah orang itu banyak bercerita panjang lebar lalu Ucapkan lah, Oh begitu! Sambil senyum seraya berkata, Aku minta di santet sekarang, untuk membuktikan ucapan mu!

Begitu tepat merasakan sakit yang teramat, nah barulah percaya kalau santet itu ada.

Untuk lebih simpel menyadari dan menambah keyakinan hati bahwa apakah santet itu memang ada, kita kembalikan dulu pada Agama kepercayaanmu, jika Islam silahkan pahami baik-baik dibawah ini:

Kata santet itu gubahan dari apa yang kita ketahui, terutama Kejawen sedangkan bila diambil dari Agama adalah Sihir dan termasuk dosa besar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jauhilah dari kalian tujuh perkara yang membinasakan!”.

Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Apakah tujuh perkara tersebut?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

  1. Menyekutukan Allah,
  2. Sihir,
  3. Membunuh seorang yang Allah haramkan untuk dibunuh, kecuali dengan alasan yang dibenarkan syariat,
  4. Mengkonsumsi riba,
  5. Memakan harta anak yatim,
  6. Kabur ketika di medan perang, dan
  7. Menuduh perempuan baik-baik dengan tuduhan zina.
    (HR. Bukhari dan Muslim, dari shahabat Abu Hurairah)

Perhatikan nomer 2 diatas, karena yang kamu ketahui adalah Santet jadi tau juga kan nenek moyangnya yaitu Sihir!

Jika masih Anda ragukan persekutuan antara dukun santet dan Jin (khodam) sama halnya Anda tidak percaya dengan Sihir. Sebagai umat Muslim yang terdapat ajaran pastinya kita akan memilih untuk mempercayainya, bukan menjadikan tanda tanya dalam hati apa kah santet itu ada.

Simpelnya seperti ini saja, kalau memang tidak ada sudah pasti tidak harus dipercaya, sedangkan ada banyak sekali orang yang kena kiriman dari media ilmu santet. Masih nggak percaya?

Selain mengetahui bahwa apakah santet itu ada, Anda juga sebaiknya menghindari bila tau atau memiliki teman yang bisa mengirimkan media dari ilmu santet karena hukum dalam Islam itu ada.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan Nabi Sulaiman tidaklah kafir, akan tetapi para syaitan lah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia”
(Al Baqarah : 102)

Imam Adz Dzahabi rahimahullah berdalil dengan ayat di atas untuk menegaskan bahwa orang yang mempraktekkan ilmu sihir, maka dia telah kafir.

Karena tidaklah para syaitan mengajarkan sihir kepada manusia melainkan dengan tujuan agar manusia menyekutukan Allah ta’ala.

Syaikh As Sa’diy rahimahullah menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat dikategorikan sebagai kesyirikan dari dua sisi:

  • Pertama
    Orang yang mempraktekkan ilmu sihir adalah orang yang meminta bantuan kepada para syaitan dari kalangan jin untuk melancarkan aksinya, dan betapa banyak orang yang terikat kontrak perjanjian dengan para syaitan tersebut akhirnya menyandarkan hati kepada mereka, mencintai mereka, ber-taqarrub kepada mereka, atau bahkan sampai rela memenuhi keinginan-keinginan mereka.
  • Kedua
    Orang yang mempelajari dan mempraktekkan ilmu sihir adalah orang yang mengaku-ngaku mengetahui perkara ghaib. Dia telah berbuat kesyirikan kepada Allah dalam pengakuannya tersebut (syirik dalam rububiyah Allah), karena tidak ada yang mengetahui perkara ghaib melainkan hanya Allah ta’ala semata.

Dengan beberapa kesimpulan diatas, pastinya kita telah mengetahui mana yang ada dan tidak, dengan begitu pastinya Anda juga bisa mengerakan hati untuk percaya jika santet itu ada.

Apakah santet itu ada, walaupun begitu ambillah sisi baiknya, jangan pernah menimbulkan atau menciptakan rasa sakit hati seseorang yang dimana bisa khilaf untuk mengunakan jasa santet membalas sakit hatinya.

Sedari sini mungkin Anda sudah mendapatkan jawaban, apakah santet itu ada.