Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jarang Diketahui! Doa Puter Giling Islami Shalawat Al Qabdlah / Ar-Ra'isiyya

Sholawat untuk doa puter giling islami sangat jarang digunakan, bahkan hanya beberapa pengamalnya saja yang mengetahui termasuk Al Qabdlah / Ar Ra'isiyyah, dimana pembacaannya tetap sama namun tujuan dan permohonan yang berbeda.

Seseorang yang Minggat, pergi dari rumah tanpa pamit dan diharapkan segera untuk kembali, sudah pasti akan mengunakan berbagai cara walaupun bisa menempuh jalur mistis bantuan khodam dari Paranormal yang dimintai bantuan.

Sholawat untuk doa puter giling islami sangat jarang digunakan

Tapi dengan sepenuhnya mengharapkan bantuan dari Allah swt melalui doa akan lebih baik lagi, karena seperti yang kita ketahui bahwa Meminta apa pun yang kita harapkan selain Allah tetaplah tidak akan baik jadi hanya kepada-Nya kita memohon dan memanjatkan doa.

Untuk Anda yang pastinya ingin mengunakan Doa Puter Giling Islami bisa mencoba untuk mengunakan langsung Sholawat atas Nabi Muhammad SAW namun harus dengan tujuan dan tata cara yang tepat pula.

Jadi bukan hanya cukup dihafalkan supaya bisa membacanya, lalu digunakan, bukan seperti itu tapi ada cara untuk mengunakan termasuk Puter Giling orang yang pergi dari rumah dan sebagainya termasuk bila akan membatu orang lain yang membutuhkannya.

Adapun Sholawat yang bisa digunakan untuk doa puter giling Islami yang jarang diketahui, bacaanya begini:

Bismillahirrahmannir rahiim.Allahumma Sholli ‘alaa Sayyidina Muhammadin Syajarotil ashlin nuurooniyyah, ,walam ‘atil qob-dhotir rohmaaniyyah, waa afdholil kholiiqotil insaaniyyah, wa asyrofish-shurooti jasmaaniyyah wama’dinil asroori robbaniyyah, wa khozaa-inil ‘uluumil ishthifaa-iyyah shoohibil qobdhotil ashliyyah, wal baHjatis-saniyyah wa rutbatil ‘aliyyah man indarojatin nabiyyuna tahta liwa-ihi fahum minhu wa ilaihi. Wa sholli wa sallim wabarik ‘alaihi wa ‘alaa alihi wa shohbihi ‘adada ma kholaqta wa rozaqta wa amatta wa ahyaita ilaa yaumi tab’atsu man afnaita wa sallim tasliman katsiiron walhamdulillahi robbal ‘alamiin.

Artinya:
Ya Allah limpahkanlah shalawat dan salam dan keberkahan pada junjungan dan pemimpin kami Nabi Muhammad SAW, pohon asal nuraniah, cahaya genggaman sang Rahman, insan paling utama, gambaran jasmani termulia, sumber rahasia Rabbani, khazanah ilmu pilihan, keelokan yang luhur, derajat yang tinggi, insan yang para nabi lain tergabung dibawah panjinya. Mereka darinya dan akan menuju padanya.

Limpahkan sholawat dan salam dan keberkahan padanya serta kepada keluarga dan para sahabatnya, sebanyak jumlah makhluk yang Engkau ciptakan, Engkau berikan rezeki, Engkau matikan dan Engkau hidupkan, sampai hari ketika Engkau bangkitkan mereka yang Engkau matikan sebelumnya.Limpahkanlah salam kesejahteraan kepadanya sebanyak-banyaknya.Dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan sekalian Alam.

Bacaan diatas bisa langsung dihafalkan atau disalin dulu ke selembar kertas lalu untuk dihafalkan dan juga sekaligus diamalkan.

Cara Mengunakan Puter Giling Islami

Pertama siapkan waktu yang tepat untuk menjalani sholat hajat 2 rokaat untuk berdoa puter giling jalur Islami, lakukan tepat di sepertiga malam saat selesai berdoalah dengan menyebutkan nama lengkap orang yang di tuju.

Setelah selesai kirimkan Al Fatiha dulu kepada Nabi Muhammad SAW, Sahabat Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali dan Syeh Abdul Qodir Al Jailani sebanyak 21 kali.

Lanjutkan dengan membacakan Sholawat Al Qabdlah sebanyak 99 kali satu duduk, lalu bisa Anda tinggalkan untuk tidur dan beraktifitas lainnya untuk sesudah melakukan cara diatas.

Selanjutnya setiap kali terbagun pagi, himpitkan hati Anda dengan membaca Sholawat Al Qabdlah semampunya boleh 1, 3, 5 yang penting hitungan ganjil dan juga dimantapkan pada setiap kelonggaran hati.

Reaksi Puter Giling Islami

Berapa lama reaksi mengunakan doa puter giling Islami dengan Sholawat? Tentunya semua seberapa besar kayakinan dan pengunaan cara saat Anda mengamalkannya, semakin sering diamalkan maka kian cepat untuk terkabul doa yang dipanjatkan kepada Allah swt.

Kuncinya sedikit, menguasai hati untuk berprasangka baik kepada Allah swt dan selalu membaca Sholawat yang sedang diamalkan. Jangan berhenti lah pokoknya mantapkan hati.

Selama mengamalkannya, Anda cukup terus kan saja membacanya sampai semua yang diharapkan terlaksana, dimana yang minggat sudah pulang dan bersatu lagi.

Puter Giling Islami Orang Minggat Tidak Pernah Pulang

Bila diamalkan sudah terbilang lama, bisa berminggu-minggu, bulan dan tahunan tapi belum juga terlihat kembali tetap harus berfikirkan baik. Karena mungkin itu memang bukan yang terbaik untuk Anda, karena permohonan kepada Allah swt maka yang akan diberikan tetaplah yang lebih baik lagi.

Perlu diketahui, terkadang orang yang sudah minggat dan pergi jauh terdapat beberapa persoalan yang membuatnya tidak bisa pulang, walaupun niat dalam hatinya sudah ingin segera balik kerumah.

Sebut saja bila kota yang ia kunjungi menang jauh dari asalnya, dengan begitu walaupun terkena doa puter giling islami pastinya akan tetap memikirkan biaya, baik sebatas untuk ongkos dan pekerjaan yang sedangkan dikerjakan, kebutuhan seperti makan dan belanja pastinya akan tetap dipikirkan.

Jadi tidak bisa dipaksakan, walaupun terbilang ilmu puter giling yang digunakan paling ampuh bila tetap ada kendala maka tidak akan bisa dipaksakan, kecuali tanpa berkendala.

Dan yang lebih berat lagi ada kejadian yang tidak diketahui, seperti meninggal diperantau ataupun lainnya yang membuat memang tidak bisa lagi pulang, dengan begitu pengamalan Doa Puter Giling Islami dan Bersholawat hanya cukup terus di amalkan karena nanti suatu saat pasti akan dipertemukan atau ditunjukan.

Kesimpulan
Pengamalan puter giling secara sendiri, memang harus terus dibaca terutama bila sudah meminta bantuan ke orang lain namun efeknya masih kosong.

Yang bisa dilakukan hanya itu saja, tetapkan mantap hati dan terus mengamalkan sekuat mungkin hati terus berharap kepada Allah swt untuk orang yang sedang diputer giling.

Posting Komentar untuk "Jarang Diketahui! Doa Puter Giling Islami Shalawat Al Qabdlah / Ar-Ra'isiyya"