Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Ilmu Kanuragan (ajian) Ter Sakti dan Paling Sulit Di Kalahkan!!!

Ilmu kanuraga di Nusantara ini memang tidak ada habisnya, ada 8 Ajian sakti mandraguna yang masih dipelajari sampai sekarang, sehingga terkadang terjadi sebuah pertarungan wajar kan ada yang tidak mempan senjata tajam.

Bukan hanya sampai disitu saja, ada banyak juga jenis pertarungan bukan hanya secara langsung saja tapi lewat kebatinan yang sering disamakan dengan Santet masih juga menjadi andalan.

Ilmu kanuraga di Nusantara ini memang tidak ada habisnya

Dengan begitu, wajarlah ya ilmu kesaktian masih banyak saja dipelajari sampai sekarang.

Alurnya juga bukan sembarangan ya, selain kebatinan berupa Ajian tetap ada banyak juga yang mempelajari lewat Amalan berdasarkan keAgama an melalui Doa, Hizib dan wiritan.

Tapi sayangnya, kebetulan kita masih membahas tentang Ajian jadi tetap itu saja dulu yang diulas, dilain waktu tetap akan dibagikan juga melalui doa-doa untuk kesaktian dan sebagainya.

Untuk yang ingin mengetahui Ilmu tersebut, berdasarkan urutan keampuhan dan kedasyatan berikut akan kita gelombangkan, tapi hanya sebatas yang umumnya saja tidak sampai ke dasarannya.

Ajian Rowo Rontek

Ini yang paling utama tersebar tentang kesaktiannya, Rawa Rantek awalnya diketahui yang mempopulerkannya adalah Mak Lampir, padahal jelas jauh tidak bersangkutan sama sekali kecuali di Film Misteri Gunung Merapi Genta Buana.

Sedangkan pada kenyataanya, ilmu ini berdasarkan Resi Petapa sakti yang menurunkan ilmunya kepada murid, semakin berkembang Ajian ini menjadi banyak yang mempelajari sehingga banyak Jawa Sakti yang tidak bisa mati dibunuh.

Karena ilmu ini masih di Agama Budha dan belum masuknya Islam ke Indonesia, jadi teruslah berkembang dan dipelajari.

Begitu para Sunan memasuki tanah Jawa, barulah ilmu Rawa Rontek ini disempurnakan berdasarkan ke Islaman.

Emangnya sakti banyak ya Ajian Rawa Rantek? Jelas donk, kalau nggak percaya pelajari deh!

Ajian Pancasona (5 Gerbang)

Ilmu ini turunan dari disempurnakannya Ajian Rawa Rontek diatas tadi, untuk masalah kekuatannya lebih kurang tetap sama sakti dan tidak bisa mati di bunuh namun dengan 3 tahapan untuk yang mempelajarinya.

Dimana yang pertama ilmunya hanya masih di luar kulit saja untuk jenis kekebalan, melanjutkan tingkat 2, khodam akan merasuk melalui darah hingga ke sumsum pemiliknya.

Tingkat 3 penuntasnya, khodam akan secara cepat meregenerasi fungsi tubuh sehingga bagian yang terputus akan langsung bisa menyambung.

Bukan hanya bisa nyambung, bila di pateni juga tetap akan hidup kembali, kecuali pas jalan untuk membinasakan pemiliknya. Jawara yang terkenal memiliki ilmu ini adalah Si Pitung.

Kalau mau lebih tuntas tentang ilmu 5 gerbang ini, silahkan cek secara mendetail di artikel untuk mempelajarinya:
Ajian Pancasona.

Kira-kira masih ada nggak ilmu yang sama seperti ini? Jelas lah, kan ada banyak perguruan dan Jawara di Negara kita!

Ajian Jenang Dodol Pasundan

Nah ini dia yang sama seperti ilmu Rawa Rontek dan Pancasona, tapi ini dari Pasundan dimana pada jaman dulu banyak yang mempelajarinya hingga untuk sebuah pertempuran melawan penjajah.

Pemilik ilmu ini bukan hanya kebal dari bedil, tetap sama seperti yang diatas tadi tidak bisa mati di bunuh, tapi tetap saja ada kelemahannya yang umum diketahui orang yaitu tidak boleh makan Nasi.

Jadi pemilik ilmu Jenang Dodol bolehnya memakan buah saja, dan bila dijaman sekarang masih ditemui ada orang yang nggak makan Nasi dan boleh lah di ajak cerita tentang ilmu ini, salah-salah malah dipemiliknya.

Tapi tetap saja, untuk masa sekarang ke 3 jenis ilmu ini sudah jarang dikuasai, walaupun ada yanh mempelajarinya tetap masih dalam tahap belajar dan tingkat umumnya saja.

Ajian Lebur Saketi

Sedangkan untuk ilmu ini masih terbilang Kanuragan yang masih banyak dimiliki, untuk ilmu ini biasa dipelajari untuk mengalahkan Ajian lainnya seperti yang diatas tadi.

Jadi dengan memiliki lawan yang menguasai ilmu tidak bisa dibunuh, bila bertemu dengan lawan pemilik Ajian Lebur Saketi karena maka bisa hancur isi dalamnya.

Maksudnya begini, intin dari ilmu Lebur Saketi adalah membinasakan Sukma dalam lawannya, jadi yang diserang bukan fisik saja tapi langsung dalamannya.

Dengan memiliki Ilmu ini sudah pastikan kan tingkatan pemiliknya sudah mumpuni kanuragan, sebutan jaman sekarang Jaduk.

Untuk lebih jelas tentang ilmu ini, bila ingin dipelajari, cek deh artikel sebelumnya:
Ajian Inti Lebur Saketi.

Jadi ilmu yang hebat cuma sebatas itu saja ya? Tentu belum donk, masih ada lagi loh!

Ajian Jolo Sutro

Untuk yang satu ini hubungan pemilik ilmunya langsung berdampingan dengan Khodam, jadi saat terjadi pergarungan kontak jasad (wadah) kasarnya tidak berraturang secara langsung.

Tapi dibantu dengan khodam, jadi pantaskan bila ia tersirat sakti, kebal dan tidak bisa juga dibunuh.

Kalau hebat bukan main ilmu Jolo Sutro, karena langsung dari mempelajari 1 kitab atau perguruan akan belajar langsung dari tingkat yang dasar hingga ke intinya, karena termasuk langka dan lumayan berdasarkan kekuatan jadi pantaskan sampai sekarang masih banyak yang ingin tau tentang ilmu ini.

Walaupun pemiliknya tidak bisa dibunuh tapi perlu diingat, kalau mati ya tetap saja tapi bila langsung dibunuh jelas belum tentu sanggup yang mengerjakannya termasuk serangan santet.

Tapi ya itu, untuk mempelajari ilmu ini terkesan berat untuk mencapai tingkat tingginya tapi tetap bisa dikuasi yang umum saja, untuk lebih jelaskan kesini:
Ajian Jolo Sutro.

Tapi mempelajarinya terbilang sulit, karena belum tentu menemui seorang guru yang punya ilmu ini, dan belajar sendiri sudah tentu tidak baik karena tanpa yang bimbing.

Jangan salah kalau sudah melekat tulung sumsum ilmu ini, terbilang memang sangat sakti karena masih terbilang setingkat saja dengan ilmu sebelumnya, hanya saja pasti tingkatannya yang berbeda dengan Jawara jaman dulu dan sekarang.

Bisanya saat ini hanya sebatas untuk mempelajarinya saja bila berminat, dan atau bisa jadi sebatas bahan obrolan saja sesama teman.

Bila ingin juga mempelajarinya, cari dulu yang cocok dan ada gurunya lah supaya jelas ilmu Suranggala yang dipelajari.

Ajian Serat Gelang-gelang

Ilmu gelang-gelang ini diturunkan melalui perguruan, untuk kesaktiannya ya lebih kurang sama saja dengan tingkatan umumnya, sedangkan untuk pertarungan ya tinggal lihat tingkatannya lah karena kan ada yang rendah dan juga tinggi.

Namun dampingin pemilik ilmu ini bukan hanya sebatas 1 itu saja, tapi tetap akan ada yang lainnya seperti Ajian Macam Putih, Ajian Prabu Siliwangi dan masih banyak yang lainnya.

Jadi masalah kesaktian dari pemilik ilmu ini tetap bisa diandalkan lah, terutama pertarungan, gelut, pancal-pancalan dan keplak-keplakan masih sanatai saja, kan sudah punya ilmu kebatinan pastinya sulitkan dikalahkan dengan bertarung, kalau mau pelajarinya cobain dari sini:
Ajian Serat Gelang-gelang.

Apa sudah selesai? Belum donk kan diatas masih 7, kita genapkan deh Nama 8 Ajian Paling Hebat, yang satu ini paling sakti dari jaman dulu entah imbang atau diatasnya dari yang pertama kita bahas tadi.

Ajian Candra Birawa

Pemilik ilmu ini bisa untuk mainan, karena terdapat kebal api dan minyak panas, jadi bukan hanya tidak bisa dibunuh saja tapi juga siap untuk bertarung melalui berbagai macam senjata.

Ajian Candra Birawa, setingkat dengan Pancasa dimana bila terjadi obrolan pasti juga akan mengulas ilmu ini dan juga Rawa Rontek.

Sekilas, nama Candra Birawa dalam sejarahnya adalah Tokoh sakti yang hidup dalam Masarakyat layaknya sesepuh, karena memiliki 1 orang anak lalu menurunkan penuh Ajian ini sehingga dibuatlah perguruan oleh anaknya dan mengajarkan banyak murid.

Sampai sekarang, dikenalah dengan sebutan Candra Birawa padahal itu adalah Nama dari pemilik Ajian tersebut.

Tapi ya itu, untuk sekarang kemungkinan sudah jarang yang menguasainya, kalaupun ada tidak akan terlihat seperti pada masa dahulu, hanya untuk jaga diri saja sekarang ini dan bila ada yang berkenan mempelajarinya juga cobain cek:
Ajian Candra Birawa.

Betuh ketekunan dalam mempelajari sebuah ilmu, termasuk Ajian ini.

Jadi bila hanya sebatas mengambil pengalaman tau saja ya silahkan, kecuali untuk dipelajari harus memiliki tekat yang kuat dan tidak akan berhenti sebelum berhasil.

Kesimpulan
Ilmu yang sudah dibahas tadi hanya sebatas untuk tersebar luasnya Ajian sakti di Nusantara kita ini, bukan juga untuk dipelajari tanpa hal yang benar-benar memahami tentang keilmuan.

Sekalian juga bisa digunakan untuk menyambungi obrolan tentang Ajian yang paling sakti seperti banyak yang dibicarakan, sampai disini semogga bermanfaat.